EUR/USD Melemah di Timeframe H4, Sinyal Teknis Tunjukkan Peluang SELL
EUR/USD Melemah di Timeframe H4, Sinyal Teknis Tunjukkan Peluang SELL-ist/ai-
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Pasangan mata uang EUR/USD kembali menunjukkan pelemahan pada timeframe H4 pada hari ini, Senin 5 Januari 2026.
Berdasarkan analisis teknikal menggunakan indikator Ichimoku, harga saat ini bergerak di bawah area cloud (kumo) yang menandakan tekanan bearish semakin dominan.
Selain itu, garis Tenkan-sen juga berada di bawah Kijun-sen, yang mengonfirmasi sinyal turun. Kondisi ini diperkuat dengan posisi Chikou Span yang berada di bawah pergerakan harga, sehingga bias teknikal saat ini cenderung negatif.
Secara teknikal, level resistance terdekat EUR/USD berada di kisaran 1.1740–1.1760, sementara support terlihat di area 1.1675, dan support berikutnya di 1.1640. Selama harga tetap bergerak di bawah kumo, peluang kelanjutan tren turun masih terbuka.
BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp235.000 Bisa Cair Hari Ini, Ini 3 Cara Aman Klaimnya
Trader dinilai lebih aman menunggu pullback ke area resistance sebelum kembali mencari peluang sell dengan target menuju support tersebut.
Dari sisi fundamental, pergerakan EUR/USD masih dipengaruhi dinamika kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan European Central Bank (ECB).
Sejumlah analis global mencatat bahwa prospek ekonomi AS dan Eropa masih menghadapi ketidakpastian, sehingga pelaku pasar tetap berhati-hati dalam mengambil posisi.
Reuters melaporkan bahwa ECB masih fokus menjaga stabilitas inflasi di tengah perlambatan ekonomi kawasan euro, sementara The Fed memantau data inflasi dan pasar tenaga kerja untuk menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.
BACA JUGA:Kejutan Honda Awal 2026, Luncurkan Skutik Mirip Vespa Harga Terjangkau
Kombinasi antara sinyal teknikal yang bearish dan ketidakpastian fundamental membuat EUR/USD berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam jangka pendek.
Namun pelaku pasar tetap disarankan memperhatikan rilis data ekonomi penting seperti inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral, karena faktor tersebut sering menjadi pemicu volatilitas signifikan di pasar valuta asing.
Dengan kondisi saat ini, EUR/USD masih menyimpan peluang SELL selama harga bertahan di bawah area resistance kunci, dengan manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama bagi trader.
Kesimpulan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: