EURJPY Sulit Bangkit, Sinyal Pasar Mengarah ke Pelemahan Jangka Pendek
EURJPY Sulit Bangkit, Sinyal Pasar Mengarah ke Pelemahan Jangka Pendek-Muchlis Ilham/BE-
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Pasangan mata uang EURJPY masih menunjukkan pergerakan yang terbatas dan cenderung melemah dalam perdagangan jangka pendek.
Sejumlah indikator teknikal mengindikasikan tekanan jual belum sepenuhnya mereda, sementara sentimen global turut membatasi ruang penguatan Euro terhadap Yen Jepang.
Secara teknikal, pergerakan EURJPY pada timeframe H1 terlihat berada di bawah awan Ichimoku, yang mencerminkan tren jangka pendek masih berada dalam fase bearish.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung menahan posisi beli dan lebih berhati-hati dalam merespons pergerakan harga di bulan Januari 2026 ini.
BACA JUGA:Pilihan Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis di Google Play, Raih Cuan 2026
Garis Tenkan-sen yang berada di bawah Kijun-sen turut memperkuat sinyal pelemahan. Selain itu, pola pergerakan harga membentuk lower high, yang kerap menjadi indikasi lanjutan tekanan jual.
Area di kisaran 184,30–184,50 kini menjadi zona penting, karena selama harga tertahan di bawah level tersebut, potensi penurunan masih terbuka.
Dari sisi fundamental, pergerakan EURJPY juga dipengaruhi oleh dinamika kebijakan bank sentral.
Sejumlah laporan media ekonomi internasional seperti Reuters dan Bloomberg menyoroti sikap Bank Sentral Eropa (ECB) yang masih cenderung berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneter, seiring kondisi pertumbuhan ekonomi kawasan Zona Euro yang belum sepenuhnya solid.
BACA JUGA:Mau Ajukan KUR BRI 2026 Rp 20 Juta? Ini Syarat Pinjaman dan Cicilan Terbaru
Sementara itu, Yen Jepang masih mendapatkan dukungan dari sentimen global yang cenderung defensif. Ketidakpastian ekonomi dunia dan fluktuasi pasar keuangan membuat mata uang Yen tetap diminati sebagai aset lindung nilai.
Situasi ini membatasi potensi penguatan EUR terhadap JPY dalam jangka pendek. Pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi utama dari Eropa dan Jepang dalam waktu dekat.
Data inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta pernyataan pejabat bank sentral berpotensi menjadi katalis yang memengaruhi pergerakan EURJPY selanjutnya.
Secara keseluruhan, EURJPY masih menghadapi tekanan dan dinilai sulit untuk bangkit dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: