Analis Optimistis Harga Emas Terbang Tinggi ke Titik Ini

Analis Optimistis Harga Emas Terbang Tinggi ke Titik Ini

Ilustrasi: Analis Optimistis Harga Emas Terbang Tinggi ke Titik Ini--(ANTARA/Shutterstock/pri)

BELITONGEKSPRES.CO.IDHarga emas dunia diperkirakan masih melanjutkan tren kenaikan dalam waktu dekat. Reli emas dinilai belum selesai. Bahkan, Harga emas berpeluang mencetak rekor tertinggi baru.

Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas akan bergerak agresif dalam pekan ini. Level US$ 4.800 per troy ons disebut berpeluang tercapai dalam waktu dekat.

“Harga emas dunia pada pekan ini diperkirakan menyentuh level US$ 4.800 per troy ons,” kata Ibrahim dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.

Ia menilai sentimen penguatan emas masih sangat kuat. Tekanan geopolitik global dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi menjadi faktor utama pendorong harga.

BACA JUGA:Prediksi IHSG Rabu 21 Januari 2026, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Ibrahim juga memproyeksikan tren bullish emas berlanjut hingga kuartal pertama 2026. Pada Februari, harga emas diperkirakan mendekati level psikologis US$ 5.000 per troy ons.

“Kuartal pertama bulan kedua kemungkinan harga emas sudah di US$ 5.000 per troy ons,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan Kepala Strategi Emas State Street Investment Management, Aakash Doshi. Ia menilai peluang emas menembus US$ 5.000 pada 2026 semakin besar.

“Kemungkinan emas mencapai US$ 5.000 dalam enam hingga sembilan bulan ke depan kini mendekati 40 persen,” ujar Doshi, dikutip dari Kitco News.

BACA JUGA:Syarat Terima Saldo Gratis Rp319.000 dari DANA Kaget Hari Ini, Buruan Cek

Data pasar turut memperkuat proyeksi tersebut. Mengutip CNBC, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari dibuka naik 1,71 persen ke level US$ 4.674 per troy ons pada Senin 19 Januari 2026.

Sebelumnya, emas berjangka telah mencetak rekor tertinggi pekan lalu di level US$ 4.643 per troy ons. Sementara itu, harga emas spot juga menguat 1,6 persen ke posisi US$ 4.668 per troy ons.

Reli emas terjadi seiring meningkatnya ketegangan perdagangan global. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penambahan tarif impor terhadap Denmark dan tujuh negara Eropa.

Langkah tersebut terkait desakan Amerika Serikat untuk mengambil alih wilayah Greenland. Trump menyatakan tarif impor akan dinaikkan dari 10 persen menjadi 25 persen mulai 1 Juni 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: investor.id