Jangan Panik, Ini 7 Cara Aman Selamatkan Mesin Mobil Terendam Banjir
Jika Mobil Anda Terendam Banjir Jangan Panik, Ini 7 Cara Aman Selamatkan Mesin dan Interior--(Antara)
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Banjir yang datang tiba-tiba sering membuat pemilik mobil panik. Saat air mulai merendam mesin, satu kesalahan kecil bisa berujung kerusakan besar dan biaya servis mahal.
Karena itu, pemilik kendaraan wajib tahu langkah tepat saat mobil terendam banjir. Penanganan yang benar sejak awal bisa mencegah kerusakan makin parah dan memperpanjang usia mobil.
Menangani mobil kebanjiran tidak boleh sembarangan. Jangan sampai salah langkah. Penanganan harus dilakukan bertahap agar mesin, listrik, dan interior tetap aman.
Berikut 7 cara aman menyelamatkan mobil terendam banjir, dirangkum dari Suzuki Indonesia dan berbagai sumber otomotif terpercaya.
BACA JUGA:Deretan Mobil China Terlaris di Indonesia, Penjualannya Melesat Tajam
1. Lepaskan Kabel Aki untuk Hindari Korsleting
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah melepas kabel aki. Aki terhubung langsung dengan sistem kelistrikan mobil.
Saat terkena air, risiko korsleting sangat tinggi. Terutama pada mobil modern yang sudah dipenuhi sensor dan sistem elektronik.
Dengan melepas kabel aki, aliran listrik akan terputus. Ini membantu mencegah kerusakan ECU, modul, hingga komponen kelistrikan lainnya. Lakukan segera setelah kondisi aman dan air mulai surut.
2. Jangan Nyalakan Mesin, Cukup Dorong Mobil
Kesalahan paling fatal saat mobil kebanjiran adalah mencoba menghidupkan mesin.
BACA JUGA:Daftar Mobil Toyota Terbaru 2026 di Indonesia, dari Hybrid hingga Mobil Listrik
Saat air masuk ke ruang mesin, menyalakan mobil bisa menyebabkan water hammer. Air bisa tersedot ke ruang bakar dan merusak piston, stang seher, hingga blok mesin.
Jika ingin memindahkan mobil, cukup dorong secara manual ke tempat yang lebih tinggi dan kering. Jangan tergoda mencoba starter sebelum dicek teknisi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: