Deretan Saham Bikin Untung Jumbo, Ada yang Terbang 133% dalam Sepekan

Deretan Saham Bikin Untung Jumbo, Ada yang Terbang 133% dalam Sepekan

Ilustrasi: Saham-saham Bikin Untung Jumbo, Bahkan Ada yang Terbang 133% dalam Sepekan--(Antara)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan harga besar dan masuk daftar top gainers selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026. Kenaikannya tidak main-main. Bahkan ada saham yang melesat hingga 133% hanya dalam sepekan.

Menariknya, reli pada beberapa saham ini terjadi di tengah kondisi pasar yang justru melemah. Sepanjang pekan yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun 1,37% dari 9.075,4 menjadi 8.951.

IHSG sebenarnya sempat mencetak sejarah baru. Indeks ditutup pada level tertinggi sepanjang masa 9.134,7 pada Selasa (20/1/2026), sebelum akhirnya terkoreksi di akhir pekan.

Koreksi indeks juga diikuti penurunan nilai pasar. Kapitalisasi pasar (market cap) BEI turun 1,62% menjadi Rp 16.244 triliun, dari sebelumnya Rp 16.512 triliun. Artinya, ada nilai sekitar Rp 268 triliun yang “menguap” dalam sepekan.

BACA JUGA:IHSG Rontok ke 8.992, 5 Saham Ini Justru Melejit hingga 34 Persen

Daftar Saham Top Gainers 19–23 Januari 2026

Berdasarkan data BEI, saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) menjadi bintang utama dalam daftar top gainers pekan ini. RMKO melesat 133,78% dari Rp 740 menjadi Rp 1.730.

Setelah RMKO, saham-saham berikut juga mencetak kenaikan tajam:

  • PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 91,31% ke Rp 815
  • PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) melonjak 87,28% ke Rp 324
  • PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) meningkat 86,92% ke Rp 1.000
  • PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) terdongkrak 80,91% ke Rp 199
  • PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) menguat 78,57% ke Rp 575
  • PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik 54,33% ke Rp 980
  • PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) naik 50% ke Rp 354
  • PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 43,8% ke Rp 8.700
  • PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) menguat 42,2% ke Rp 202

Lonjakan saham-saham ini menjadi sorotan karena terjadi saat IHSG sedang mengalami tekanan. Bagi sebagian investor, momen seperti ini biasanya mengundang perhatian karena peluang profitnya besar. Namun volatilitasnya juga tinggi.

BACA JUGA:Saham BBRI Ramai Diborong Investor Asing, Ini Prospek dan Target Analis

Saham Top Losers: Investor Tekor Parah dalam Sepekan

Di sisi lain, ada juga saham yang membuat investor merasakan tekanan tajam. Sebanyak 10 saham masuk daftar top losers selama periode perdagangan pekan ini.

Dua saham yang cukup mencolok adalah PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) dan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS).

YELO anjlok 31,82% dari Rp 132 menjadi Rp 90, sedangkan KIOS turun 28,8% dari Rp 232 menjadi Rp 165.

Penurunan besar juga dialami saham lain:

  • PT Petrosea Tbk (PTRO) ambrol 28,8% ke Rp 12.900
  • PT Pelayaran National Bina Buana Raya Tbk (BBRM) turun 25,4% ke Rp 188
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) merosot 21,8% ke Rp 750
  • PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) tergelincir 20,5% ke Rp 256
  • PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melemah 20,31% ke Rp 510
  • PT GTS Internasional Tbk (GTSI) turun 19,91% ke Rp 370
  • PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) jatuh 18,8% ke Rp 108
  • PT Soho Global Health Tbk (SOHO) turun 18,6% ke Rp 2.750

Pergerakan ekstrem seperti ini sering menjadi pengingat bahwa pasar saham bisa memberi peluang besar, tetapi juga membawa risiko yang sama besarnya dalam waktu singkat.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: investor.id