IHSG Anjlok! Saham Big Cap BBRI Mendadak Diskon, Kini Masuk Kategori Murah

IHSG Anjlok! Saham Big Cap BBRI Mendadak Diskon, Kini Masuk Kategori Murah

Gedung Kantor Pusat BRI di Jakarta. Saham BBRI kini masuk radar koleksi analis setelah valuasinya menyentuh PE 9,7 kali--(Foto: Dok/BRI)

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat sentimen negatif MSCI pada Rabu (28/1/2026) membawa berkah tersendiri bagi pemburu saham murah.

Sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) kini diperdagangkan dengan harga yang sangat menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Fundamental Kuat Meski Harga Melandai

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas per Rabu (28/1/2026), rasio Price to Earnings (PE) BBRI saat ini berada di angka 9,7 kali (trailing twelve months/TTM).

Meski harganya tergolong murah, BBRI tetap memiliki performa Return on Equity (ROE) yang solid.

BACA JUGA:IHSG Rontok! 5 Saham Ini Justru Kasih Cuan Melimpah

Kondisi ini dinilai sebagai momentum langka bagi investor untuk mengoleksi saham perbankan pelat merah di harga diskon.

Daftar 8 Saham Big Cap Termurah Saat Ini

Hingga berita ini ditayangkan, tercatat ada 8 saham big cap yang memiliki valuasi murah dengan ROE yang tetap terjaga baik di tengah guncangan pasar:

  1. Adaro Andalan Indonesia (AADI): PE 5 kali.
  2. United Tractors (UNTR): PE 5,8 kali.
  3. Astra International (ASII): PE 7,5 kali.
  4. Indofood Sukses Makmur (INDF): PE 7,5 kali.
  5. Alamtri Resources Indonesia (ADRO): PE 7,8 kali.
  6. Bank Negara Indonesia (BBNI): PE 8 kali.
  7. Bank Rakyat Indonesia (BBRI): PE 9,7 kali.
  8. Perusahaan Gas Negara (PGAS): PE 9,9 kali.

Rekomendasi Analis: Target Harga Rp4.230

Oso Sekuritas dalam Equity Market Outlook 2026 menetapkan BBRI sebagai salah satu saham pilihan utama tahun ini.

BACA JUGA:IHSG Melemah, Sejumlah Saham Justru Melonjak hingga ARA

Prospek laba BBRI diprediksi akan mengalami pemulihan signifikan dalam jangka menengah.

"Pemulihan ini didorong oleh kualitas aset yang membaik, setelah sebelumnya sempat terhambat peningkatan provisi dan margin bunga bersih (NIM) yang ketat," tulis Oso Sekuritas.

Atas dasar fundamental tersebut, Oso Sekuritas merekomendasikan BUY untuk saham BBRI dengan target harga mencapai Rp4.230 dalam 12 bulan ke depan.

Penurunan IHSG seringkali menjadi peluang emas bagi investor jangka panjang untuk masuk ke saham-saham blue chip dengan valuasi rendah.

BACA JUGA:Deretan Saham Bikin Untung Jumbo, Ada yang Terbang 133% dalam Sepekan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: investor.id