Maknai Imlek 2026 di Belitung, 2 Anggota DPRD Dorong Harmoni dan Kebersamaan
Ketua DPD PSI Kabupaten Belitung Wyllianto (kiri) dan Anggota DPRD Belitung Jonathan Axel Hernandie (kanan)-Ist-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Pulau Belitung dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat harmoni sosial, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Dua anggota DPRD Kabupaten Belitung mengajak warga menjadikan Imlek bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan serta memperkuat komitmen membangun daerah secara inklusif.
Anggota DPRD sekaligus Ketua DPD PSI Kabupaten Belitung, Wyllianto, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan.
Ia mengatakan, Tahun Baru Imlek 2026 yang merupakan Tahun Kuda memiliki makna energi, keberanian, ketangguhan, serta semangat kerja keras.
BACA JUGA:Angpao Digital Saldo DANA di Momen Imlek 2026, Begini Cara Kirim dan Klaimnya
“Tahun Kuda mengajarkan kita arti ketekunan, semangat pantang menyerah, serta keberanian untuk melangkah lebih jauh demi masa depan yang lebih baik. Nilai-nilai ini perlu menjadi energi bersama dalam membangun Belitung,” ujar Wyllianto, Senin (12/2/2026).
Menurutnya, keberagaman suku, budaya, dan keyakinan di Belitung merupakan kekuatan utama daerah yang harus terus dijaga.
Harmoni antarumat beragama, toleransi, dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika global, Wyllianto menilai Belitung perlu bergerak secara solid, optimistis, dan saling mendukung agar mampu terus berkembang.
BACA JUGA:Pengakuan Remaja Perempuan di Belitung Usai Diduga Coba Bunuh Ibu, Apa Motifnya?
Ia berharap Imlek 2026 membawa keberuntungan, kesehatan, serta kemakmuran bagi seluruh masyarakat.
“Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le. Semoga kebahagiaan dan kesejahteraan menyertai kita semua,” ucapnya.
Momentum Perkuat Persatuan
Hal senada disampaikan anggota DPRD Kabupaten Belitung, Jonathan Axel Hernandie. Ia mengajak masyarakat memaknai Imlek sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman.
Menurut Jonathan, Imlek bukan hanya penanda pergantian tahun, tetapi juga saat yang tepat untuk menumbuhkan harapan baru serta memperkuat semangat persatuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: