Prakirakan Puncak Musim Kemarau Babel 2026, Ini Prediksi BMKG

Prakirakan Puncak Musim Kemarau Babel 2026, Ini Prediksi BMKG

Dokumentasi: Lahan persawahan di Danau Nujau, Desa Gantung, Kabupaten Beltim, Provinsi Kepulauan Babel yang mengalami kekeringan di musim kemarau--(Foto: Arif/RRI)

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPES.CO.ID – Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diprakirakan mulai memasuki periode kemarau pada Juni 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kering di daerah Babel akan terjadi sekitar Agustus mendatang.

Kepala Stasiun Klimatologi Bangka Belitung, Eko Sulistyo Nugroho mengatakan, prakiraan musim tersebut perlu menjadi perhatian berbagai pihak.

Menurutnya, informasi itu penting agar langkah antisipasi terhadap potensi dampak kemarau dapat disiapkan sejak dini.

BACA JUGA:PT Timah Benahi Tata Kelola Pertambangan, Ini 7 Perubahan Penting yang Diterapkan

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Dekat Villa Truntum Tanjung Kelayang Belitung, 1 Hektare Lahan Terbakar

“Informasi terkait prakiraan cuaca ini diharapkan bisa jadi panduan bagi seluruh pihak dalam hal menyusun langkah mitigasi dan adaptasi bencana,” kata Eko, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, awal musim kemarau di Babel diprediksi berlangsung secara bertahap di sejumlah zona musim yang tersebar di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Secara klimatologis, Provinsi Kepulauan Babel, Negeri Serumpun Sebalai memiliki enam zona musim atau Zona Musim (ZOM).

Bangka Belitung sendiri terbagi dalam enam zona musim atau Zona Musim (ZOM). Pembagian ini mencakup seluruh wilayah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

ZOM 1 berada di Bangka Barat bagian utara, sedangkan ZOM 2 meliputi wilayah Bangka bagian utara hingga Bangka Barat bagian timur.

BACA JUGA:Polemik Tower Telkomsel di Selat Nasik Mencuat, Transparansi Dana Sewa 40 Tahun Dipertanyakan

BACA JUGA:Zakat Fitrah Belitung 2026 Rp40.000 per Jiwa, Ini Ketentuan Nishab Zakat Maal, Profesi, dan Fidyah

Kemudian, ZOM 3 mencakup Bangka bagian selatan, Kota Pangkalpinang, serta Bangka Tengah bagian utara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara

Berita Terkait