Mendagri Desak Kepala Daerah Segera Kirim Data, Bantuan dan Huntap Dipercepat
Mendagri Tito Karnavian (kiri) dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026)--(Foto: Bakom RI)
JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendesak seluruh kepala daerah segera mengirimkan data rumah rusak berat agar penyaluran bantuan dan pembangunan hunian tetap (huntap) tidak terhambat.
Menurut Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana itu, data menjadi kunci utama dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Tanpa data yang lengkap dan valid, pembangunan huntap bagi penyintas bencana akan terus tertunda.
“Rakyat menunggu. Mereka jangan terlalu lama tinggal di hunian sementara. Kunci utama untuk mempercepat hunian tetap adalah data,” ujar Tito dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
BACA JUGA:Revitalisasi Sekolah Serap 238 Ribu Tenaga Kerja dan Hidupkan 58 Ribu UMKM
Kepala Daerah Diminta Bentuk Satgas Pendataan
Mendagri Tito meminta bupati dan wali kota segera bergerak cepat dengan membentuk tim khusus di daerah masing-masing.
Tim ini bertugas mendata rumah warga yang mengalami kerusakan berat atau hilang akibat bencana.
“Saya mohon kepala daerah membantu gubernur. Bentuk satgas kecil untuk mendata rumah rusak berat dan hilang,” tegasnya.
Langkah ini dinilai penting agar proses verifikasi data bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.
Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 37 ribu unit hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah memberikan beberapa opsi kepada masyarakat.
BACA JUGA:Libur Lebaran 2026 di Aceh, Air Terjun 7 Tingkat Tapak Tuan Jadi Primadona Wisata
Salah satunya adalah pembangunan mandiri di lokasi asal (insitu), selama wilayah tersebut dinyatakan aman dari potensi bencana.
Untuk skema ini, pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp60 juta per rumah, yang diberikan dalam dua tahap masing-masing Rp30 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: