Momentum Lebaran di Babel Tingkatkan Perekonomian Sektor Wisata

Momentum Lebaran di Babel Tingkatkan Perekonomian Sektor Wisata

Personel Polda Babel ikut mengamankan objek wisata pantai saat libur Lebaran Idul Fitri 2026--(Foto: Humas Polda Babel)

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Babel berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.

Aktivitas wisata yang meningkat mendorong pendapatan pelaku usaha lokal di berbagai destinasi Bangka Belitung, terutama kawasan pantai.

Pemprov Babel menilai momentum libur Lebaran tahun ini menjadi penggerak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, seiring tingginya mobilitas wisatawan selama masa libur panjang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbudkepora) Babel, Irwanto mengatakan, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi, khususnya pantai, mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Jadwal Festival Usia Dini Belitung 2026, Dispora Siapkan Bibit Atlet Muda

BACA JUGA:Dari Sawah ke Wisata, Panen Perdana Nujau Gantung Buka Harapan Ekonomi Baru Warga

Dalam satu hari, jumlah pengunjung bahkan mencapai ribuan orang, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha di sekitar lokasi wisata.

“Pada momentum liburan bersamaan dengan masa libur anak sekolah ini memberi efek bersambung yang luar biasa di sektor pariwisata sehingga para pelaku wisata merasakan dampak positif,” kata Irwanto, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, dampak tersebut dirasakan oleh berbagai pelaku usaha kecil di kawasan wisata. Mulai dari tukang parkir, penyedia jasa sewa kamar mandi, pemilik pondok, hingga pedagang warung di sekitar pantai.

Menurut Irwanto, sebelum memasuki masa libur Lebaran, para pelaku wisata telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut lonjakan pengunjung.

BACA JUGA:Lobby Bar Fairfield Belitung, Tempat Bersantai dan Bertemu dalam Suasana Santai

BACA JUGA:Hotel Strategis di Tanjungpandan Belitung, Pilihan Nyaman untuk Wisatawan dan Bisnis

Persiapan perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan, hingga penambahan tenaga kerja dilakukan agar wisatawan merasa nyaman selama berkunjung.

“Mulai dari parkir, pelayanan di kamar mandi atau kamar bilas, hingga menyiapkan sarana ibadah juga dilakukan. Termasuk menambah petugas untuk mengawasi pengunjung yang mandi di pantai agar tetap aman,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: