22 Calon Jamaah Haji Beltim 2026 Dilepas, Bupati Tekankan 2 Hal yang Harus Diantisipasi
Calon jamaah haji Belitung Timur (Beltim) resmi dilepas di Masjid Agung Darussalam, Kecamatan Manggar, Kamis 30 April 2026-Muchlis Ilham/BE-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – 22 calon jamaah haji Belitung Timur (Beltim) resmi dilepas dalam prosesi khidmat di Masjid Agung Darussalam, Kecamatan Manggar, Kamis 30 April 2026.
Bupati Beltim Kamarudin Muten menegaskan dua hal penting yang harus diantisipasi sejak awal, yakni kesiapan dana dan kondisi kesehatan jamaah.
Pelepasan calon haji 2026 ini menjadi momentum penting bagi para jamaah yang telah menunggu keberangkatan selama bertahun-tahun.
Prosesi di Masjid Agung Darussalam dihadiri jajaran pemerintah daerah, termasuk Asisten III Setda Belitung Timur Zikril.
BACA JUGA:Polisi Periksa Gudang Timah di Belitung Timur, Diduga Terkait Pembelian di Luar IUP PT Timah
Setelah seremoni, jamaah diberangkatkan menuju Bandara H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan sebelum bergabung dengan kloter di Palembang.
Suasana haru menyelimuti pelepasan, dengan ribuan keluarga dan masyarakat turut mengantar para calon jamaah.
Dukungan publik terlihat dari antusiasme pengantar yang memadati lokasi keberangkatan. Sebanyak 22 jamaah tersebut berasal dari Kecamatan Manggar, Gantung, Damar, dan Kelapa Kampit.
Seluruhnya telah dinyatakan siap, baik dari sisi administrasi, pembiayaan, maupun kesehatan. Namun, Bupati Kamarudin Muten mengingatkan bahwa potensi kendala tetap harus diantisipasi sejak dini.
BACA JUGA:22 Calon Jamaah Haji Beltim 2026 Siap Berangkat, Bupati Soroti Dana dan Kesehatan
“Kalau ada kendala seperti dana, sampaikan jauh-jauh hari. Jangan sampai sudah menunggu belasan tahun, tiba-tiba tidak jadi berangkat,” tegasnya.
Kamarudin menekankan pemerintah daerah siap turun tangan membantu solusi bagi jamaah yang mengalami kendala finansial.
Selain itu, perhatian serius juga diberikan pada aspek kesehatan jamaah menjelang keberangkatan.
Bupati meminta pemantauan kondisi fisik dilakukan secara intensif setiap hari. “Kesehatan harus dipantau. Jangan sampai menjelang berangkat justru ada masalah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: