Direktur Utama BRI: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

Direktur Utama BRI: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi--(Foto: BRI)

YOGYAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai akan menjadi faktor penting yang menentukan masa depan industri perbankan. 

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi, menegaskan bank harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dan tidak ditinggalkan nasabah.

Menurutnya, transformasi digital di sektor keuangan kini tidak lagi sekadar berbicara tentang digitalisasi layanan atau otomatisasi proses.

Industri perbankan telah memasuki fase baru yang ditandai dengan pemanfaatan AI dan Generative AI dalam berbagai aspek layanan.

BACA JUGA:Bos BRI Hery Gunardi Bagikan 5 Kunci Sukses Memulai Bisnis, dari Pilih Pasar hingga Kuasai Teknologi

Pandangan tersebut disampaikan Hery saat menjadi pembicara dalam sesi Business Talks pada ajang Jogja Financial Festival 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Dalam paparannya, Hery menjelaskan bahwa perubahan teknologi telah mengubah cara perbankan beroperasi.

Mulai dari pola interaksi dengan nasabah hingga model bisnis yang semakin terhubung dengan ekosistem digital.

Layanan keuangan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan kantor cabang dan jaringan fisik. Perbankan dituntut hadir di tengah aktivitas digital masyarakat yang berkembang sangat cepat.

BACA JUGA:Desa BRILiaN Ketapanrame Sukses Bangun Wisata dan UMKM, Jadi Contoh Ekonomi Desa Berkelanjutan

Evolusi Perbankan dari Bank 1.0 hingga Era Digital

Hery mengutip pandangan penulis dan pengamat industri perbankan internasional, Brett King, yang menjelaskan perjalanan evolusi industri perbankan dari masa ke masa.

Menurutnya, era Bank 1.0 ditandai dengan layanan transaksi dasar yang masih mengandalkan cek dan giro.

Perkembangan kemudian berlanjut ke Bank 2.0 saat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mulai digunakan secara luas.

Kehadiran ATM memungkinkan nasabah melakukan transaksi selama 24 jam tanpa harus datang ke teller.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait