Gerakan Lingkungan di Belitung Timur, 1.000 Bibit Ditanam untuk Selamatkan Pesisir

Gerakan Lingkungan di Belitung Timur, 1.000 Bibit Ditanam untuk Selamatkan Pesisir

Penanaman bibit mangrove di Pantai Tanjung Kuale, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Sabtu 6 Juni 2026-Istimewa-

DAMAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Gerakan lingkungan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) semakin masif dengan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove, pohon buah, dan tanaman kayu di kawasan pesisir.

Kegiatan ini berlangsung di Pantai Tanjung Kuale, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Sabtu 6 Juni 2026.

Aksi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga langkah nyata menjaga ekosistem pesisir.

Penanaman digagas oleh Serikat Khalayak Lestari (SEKAR) Beltim bersama Pemerintah Desa Mengkubang. Lokasi kegiatan dipusatkan di area pembibitan Kelompok Tani Mengkubang Kite.

BACA JUGA:Samsat Beltim Tingkatkan Pelayanan Pajak Kendaraan, Perluas Layanan di Luar Kantor

Lebih dari 100 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari pelajar, kelompok tani hutan, nelayan, pegiat lingkungan, hingga instansi pemerintah.

Ketua SEKAR Beltim, Teblyandi, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi persoalan lingkungan. Ia menilai tantangan yang ada semakin kompleks.

“Masalah lingkungan saat ini semakin kompleks. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema global tahun ini menjadi pengingat pentingnya peran alam dalam menjaga masa depan. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci keberhasilan gerakan lingkungan.

BACA JUGA:Jejak Sejarah Belitung Timur Bisa Mendunia, BRIN Mulai Penelitian Arsip

Camat Damar, Arif Firmansyah, mengajak generasi muda untuk aktif dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, sektor ini memiliki prospek yang menjanjikan.

“Bidang lingkungan tidak hanya penting untuk keberlanjutan, tetapi juga bisa menjadi peluang karier yang berdampak positif,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur M Yulhaidir, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Ia mengapresiasi konsistensi SEKAR dalam menjalankan program pelestarian lingkungan. Kawasan Tanjung Kuale dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: