Pengurus Baru IDI Belitung dan Beltim Diminta Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Tekankan Sinergi
Foto bersama usai pelantikan pengurus IDI Belitung dan Beltim berlangsung di Hotel Grand Hatika, Tanjungpandan, Minggu 12 Juli 2026-Istimewa-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Penguatan layanan kesehatan menjadi pesan utama dalam pelantikan kepengurusan baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Belitung dan Belitung Timur (Beltim) periode 2025-2028.
Pemerintah Kabupaten Belitung berharap organisasi profesi dokter mampu mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelantikan pengurus IDI Belitung dan Beltim berlangsung di Hotel Grand Hatika, Tanjungpandan, Minggu 12 Juli 2026.
Kepengurusan baru dipimpin dr Dena sebagai Ketua IDI Kabupaten Belitung, dan dr Reza sebagai Ketua IDI Kabupaten Belitung Timur.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan bahwa keberadaan IDI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, peran dokter tidak hanya sebatas memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program kesehatan daerah.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
"Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari para dokter sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan," kata Djoni.
BACA JUGA:Rumah Warga hingga Sekolah Masuk IUP PT Timah, DPRD Babel Cari Solusi
Ketua IDI Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dr Arinal Pahlev, mengatakan pergantian kepengurusan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IDI.
Ia menyampaikan selamat kepada dr Dena dan dr Reza yang telah memperoleh amanah untuk memimpin organisasi dokter di masing-masing kabupaten selama tiga tahun ke depan.
Menurut Arinal, tantangan pelayanan kesehatan ke depan menuntut seluruh dokter tetap menjaga profesionalisme serta memperkuat solidaritas di dalam organisasi.
Ia juga mengingatkan pesan Ketua Umum IDI agar seluruh anggota terus menjaga persatuan dan semangat kesejawatan sebagai fondasi organisasi profesi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: