Paripurna Perubahan APBD Belitung 2026 Ditunda, Hanya 11 Anggota DPRD Hadir

Paripurna Perubahan APBD Belitung 2026 Ditunda, Hanya 11 Anggota DPRD Hadir

Bupati Djoni Alamsyah Hidayat meninggalkan ruang sidang karena rapat paripurna DPRD Belitung dengan agenda pengesahan Perubahan APBD TA 2026 ditunda dengan alasan tidak kuorum, Rabu (16/9/2026)--Foto: Antara

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2026 belum dapat dilakukan pada Rabu (16/9/2026).

Rapat paripurna DPRD Belitung ditunda karena jumlah anggota dewan yang hadir hanya 11 orang, sementara syarat kuorum mencapai 17 anggota.

Penundaan tersebut terjadi dalam Rapat Paripurna XXXI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang salah satu agendanya mengambil keputusan terhadap Raperda Perubahan APBD Belitung TA 2026.

Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani mengatakan rapat harus ditunda karena jumlah anggota yang hadir belum memenuhi ketentuan kuorum.

BACA JUGA:Baznas Belitung Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Gunung Riting

“Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Belitung hari ini dengan berat hati harus kami tunda karena anggota yang hadir tidak kuorum,” kata Vina, dikutip dari Antara.

Menurutnya, rapat dengan agenda pengambilan keputusan terhadap rancangan peraturan daerah mensyaratkan kehadiran minimal 17 anggota DPRD.

Sementara dalam rapat tersebut baru 11 anggota yang hadir.

Dengan demikian, masih terdapat kekurangan enam anggota untuk memenuhi jumlah minimal kehadiran yang dipersyaratkan.

Sejumlah Anggota Dewan Berhalangan Hadir

Vina menjelaskan, ketidakhadiran anggota DPRD disebabkan berbagai agenda. Sebagian anggota sedang menjalankan tugas partai, sementara anggota lainnya masih berada di luar daerah.

Selain itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belitung juga masih menjalankan ibadah umrah.

BACA JUGA:Logistik Pilkades Belitung 2026 Mulai Dikirim, 37.872 Surat Suara Disiapkan

“Sejumlah anggota dewan berhalangan hadir di antaranya karena sedang mengikuti bimtek partai, Wakil Ketua II DPRD Belitung sedang menjalankan ibadah umroh, serta sebagian anggota masih berada di luar kota dan belum kembali ke Belitung,” jelas Vina.

Kondisi tersebut membuat rapat paripurna belum dapat dilanjutkan ke agenda pengambilan keputusan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: