Daftar Harga Bahan Pokok Terbaru di Belitung, Ini Hasil Pantauan DKUKMPTK

Daftar Harga Bahan Pokok Terbaru di Belitung, Ini Hasil Pantauan DKUKMPTK

Kondisi aktivitas di Pasar Tanjungpandan, Belitung. DKUKMPTK melakukan pemantauan harga bahan pokok untuk memastikan perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat-Foto: Dok/BE-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.IDHarga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Tanjungpandan, Kabupaten Belitung terpantau relatif stabil.

Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan, ketersediaan stok dari distributor menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan harga tetap terkendali.

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Belitung mencatat sejumlah komoditas pangan masih dijual dengan harga yang relatif stabil.

Bahkan, harga daging ayam ras yang sebelumnya sempat mencapai Rp52 ribu per kilogram kini berangsur turun menjadi Rp47 ribu.

BACA JUGA:Kemarau Panjang 2026, 3.728 KK di Belitung Terdampak Kekeringan

Kepala DKUKMPTK Kabupaten Belitung, Annyta, mengatakan pasokan bahan kebutuhan pokok di tingkat distributor masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Harga bahan-bahan kebutuhan pokok di tingkat pedagang pengecer di pasar tradisional untuk saat ini terpantau stabil,” kata Annyta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/9/2026).

Daftar Harga Beras dan Bumbu Dapur

Berdasarkan hasil pemantauan DKUKMPTK Belitung, harga beras medium cap Sawah dan cap Sendok masing-masing berada di angka Rp16.200 per kilogram.

Sementara itu, beras premium cap Permata dijual Rp16.800 per kilogram. Adapun beras SPHP Bulog masih berada pada harga Rp12 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Bonus Atlet POPDA Belitung Diserahkan, Ini Besaran untuk Peraih Emas Hingga Perunggu

Untuk komoditas bumbu dapur, cabai merah keriting tercatat Rp60 ribu per kilogram. Harga cabai rawit merah mencapai Rp90 ribu per kilogram.

Bawang merah dijual Rp40 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Honan berada di angka Rp35 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga gula pasir kemasan Rp17.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp15.500 per liter, MinyaKita Rp15.500 per liter.

Annyta menyebut kondisi stok yang masih tersedia menjadi salah satu faktor pendukung stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait