BPS Percepat Pemutakhiran DTSEN, Data Desil Diperbarui Tiap 3 Bulan, Ini Cara Perbaikan
Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Budi Setiawan menjelaskan pemutakhiran DTSEN dan mekanisme penentuan desil yang dilakukan secara berkala--Foto: SS/Video
JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kini memiliki mekanisme yang lebih dinamis untuk mengikuti perubahan kondisi masyarakat.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pemutakhiran secara umum dilakukan setiap tiga bulan, dengan jalur percepatan untuk kebutuhan tertentu.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga agar data sosial ekonomi yang digunakan dalam program perlindungan sosial tetap sesuai dengan kondisi terbaru.
Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Budi Setiawan mengatakan DTSEN berfungsi sebagai social registry sekaligus basis data penduduk terpadu yang memuat kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Menurut Budi, integrasi data diperlukan karena sebelumnya informasi masyarakat tersebar di berbagai sumber dan belum seluruhnya terkonsolidasi.
BACA JUGA:Masuk Desil 4 Bisa Dapat Bansos Apa? Ini Cara Cek Lewat HP
“Ketidakpaduan data selama ini kerap memicu kendala di lapangan, seperti keluarga mampu terus menerima bantuan. Sementara keluarga yang membutuhkan justru terlewat dari pencatatan,” ujar Budi dalam siaran pers, Selasa (22/9/2026).
Update DTSEN Dilakukan Tiap Tiga Bulan
BPS menjelaskan bahwa pemutakhiran dan sinkronisasi DTSEN secara umum dijadwalkan berlangsung setiap tiga bulan.
Siklus tersebut digunakan untuk memperbarui informasi yang menjadi dasar pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Budi menegaskan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat dibandingkan proses pencatatan. Karena itu, pemutakhiran diperlukan agar data tidak tertinggal dari keadaan sebenarnya.
Dengan mekanisme tersebut, posisi desil dalam DTSEN juga tidak diperlakukan sebagai keputusan yang permanen.
BACA JUGA:Mau Pindah BPJS Mandiri ke PBI? Cek Desil Dulu, Begini Caranya
“Pengelompokan desil dalam DTSEN bukanlah keputusan final yang kaku. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sangat cepat, bahkan sering kali lebih cepat daripada proses pencatatan oleh pemerintah,” jelas Budi.
Ada Jalur Percepatan untuk Kebutuhan Tertentu
Meski pembaruan umum berlangsung secara triwulanan, BPS menyiapkan mekanisme yang lebih cepat untuk kebutuhan program tertentu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: