Ketika BBM Terbatas, Bupati Belitung Ingatkan Nilai Pancasila dan Kepedulian
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026)--Foto: Antara
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Keterbatasan BBM yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU menjadi perhatian Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat.
Terkait kondisi tersebut, Djoni mengingatkan masyarakat agar tetap mengamalkan nilai Pancasila melalui sikap tertib, peduli terhadap sesama, serta tidak mengambil lebih dari yang seharusnya.
Menurutnya, kondisi ketika kebutuhan masyarakat bertemu dengan keterbatasan pasokan menjadi momentum untuk menguji kepedulian dan integritas.
Pemerintah memiliki tanggung jawab memperbaiki sistem dan memperkuat pengawasan. Sementara masyarakat juga perlu menjaga ketertiban serta mempertimbangkan kebutuhan orang lain.
BACA JUGA:Hujan Deras Ancam Saluran Air di Belitung, DLH Turun Bersihkan Sampah
Pesan tersebut disampaikan Djoni saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Belitung, Kamis (1/10/2026).
"Kondisi teterbatasan BBM dapat memperlihatkan bagaimana masyarakat bersikap ketika kebutuhan pribadi berhadapan dengan kepentingan orang lain," katanya, seperti dikutip dari Antara.
BBM Terbatas Jadi Ujian Kepedulian
Menurut Bupati Djoni Alamsyah, keterbatasan BBM tidak hanya berkaitan dengan persoalan distribusi.
Di tengah antrean dan keterbatasan pasokan, masyarakat juga diuji untuk tetap tertib serta mempertimbangkan kebutuhan orang lain.
“Dan apakah kita mau memikirkan orang lain yang berada di belakang kita,” kata Djoni.
BACA JUGA:Dukung UKW PWI, Bupati Belitung: Wartawan Kompeten Hasilkan Jurnalistik Berkualitas
Ia menilai kondisi tersebut menjadi gambaran sederhana bagaimana nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika kebutuhan BBM meningkat sementara pasokan terbatas, setiap orang memiliki kesempatan untuk mengambil lebih banyak.
Namun, menurut Djoni, persoalannya adalah bagaimana masyarakat mampu menahan diri dan tetap memperhatikan kepentingan bersama.
Pemerintah Punya Tanggung Jawab, Masyarakat Juga
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara