9 Makanan Ini Bisa Ganggu Kesehatan Jantung, Meski Dikira Sehat

9 Makanan Ini Bisa Ganggu Kesehatan Jantung, Meski Dikira Sehat

Ilustrasi sejumlah makanan yang perlu diperhatikan kandungan gula, natrium, lemak jenuh, dan tingkat pengolahannya untuk menjaga kesehatan jantung-Foto: IST/AI-

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Sembilan makanan ini bisa mengganggu kesehatan jantung jika terlalu sering dikonsumsi, meski selama ini kerap dikira sebagai pilihan sehat.

Kandungan gula tambahan, natrium, lemak jenuh, hingga tingkat pemrosesan menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Label seperti plant-based, low fat, atau heart smart juga tidak selalu menggambarkan keseluruhan profil nutrisi sebuah produk.

Padahal, pola makan sehari-hari ikut menentukan kualitas asupan tubuh dalam jangka panjang. Karena itu, memilih makanan tak cukup hanya dengan melihat klaim yang terpampang di kemasan.

American Heart Association (AHA) melalui panduan pola makan untuk kesehatan jantung yang diperbarui pada 2026 menekankan pentingnya memperbanyak sayuran, buah, biji-bijian utuh, sumber protein sehat, serta lemak tak jenuh.

Sebaliknya, gula tambahan, natrium, lemak jenuh, dan makanan ultra-proses perlu diminimalkan.

Namun, bukan berarti sembilan makanan berikut harus langsung dihapus dari menu. Jumlah, frekuensi konsumsi, komposisi produk, dan keseluruhan pola makan tetap menjadi pertimbangan penting.

BACA JUGA:10 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Nganggur, Nomor 3 Bikin Kaget

Ahli jantung Dr Sanjay Bhojraj membagikan sejumlah makanan yang tidak menjadi pilihan rutinnya berdasarkan pengalamannya menangani pasien dengan masalah jantung dan metabolisme.

Berikut sembilan makanan yang perlu lebih diperhatikan, seperti dilansir Belitong Ekspres dari CNBC Make It, Sabtu (3/10/2026).

1. Sereal Sarapan Tinggi Gula

Sereal menjadi pilihan banyak orang karena praktis. Tinggal dituangkan ke mangkuk dan dicampur susu, sarapan pun siap dalam waktu singkat.

Akan tetapi, tidak semua sereal memiliki komposisi yang sama.

Sebagian produk, terutama sereal dengan rasa manis, dapat mengandung gula tambahan cukup tinggi. Kemasan yang menarik dan klaim kandungan vitamin juga tidak otomatis berarti produk tersebut rendah gula.

AHA memasukkan sereal sarapan manis sebagai salah satu sumber gula tambahan yang perlu diperhatikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: