Harga Bensin Indonesia Termurah di ASEAN, Cek Daftar Harga Oktober 2026

Harga Bensin Indonesia Termurah di ASEAN, Cek Daftar Harga Oktober 2026

Petugas SPBU Pertamina melayani pengisian BBM kendaraan. Harga bensin RON 92 Indonesia tercatat paling murah dalam perbandingan negara ASEAN pada Oktober 2026--Foto: Antara

JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Harga bensin Indonesia menjadi yang paling murah di ASEAN untuk RON 92 per Oktober 2026.

Sementara harga RON 95 Indonesia berada di posisi kedua termurah setelah Vietnam. Di tengah strategi pemerintah menjaga harga energi agar tekanan terhadap masyarakat dan inflasi tetap terkendali. 

Data perbandingan yang dihimpun dari Pertamina Patra Niaga, GIAHANGHOA, dan BSM menunjukkan harga bensin RON 92 di Indonesia berada pada level Rp15.950 per liter.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah negara ASEAN lainnya. Vietnam menjual RON 92 sekitar Rp18.297 per liter, Thailand Rp21.213, Kamboja Rp23.205, Filipina Rp25.014, Laos Rp29.024, Myanmar Rp37.959, hingga Singapura Rp48.514 per liter.

Untuk RON 95, harga di Indonesia tercatat Rp19.150 per liter.

BACA JUGA:Investasi Energi Bersih Global Tembus US$2,3 Triliun, Indonesia Punya Peluang US$3,8 Triliun

Vietnam masih lebih rendah dengan harga sekitar Rp18.724 per liter. Setelah itu Malaysia berada di level Rp19.822, Thailand Rp21.412, Filipina Rp25.288, Brunei Rp28.345, Kamboja Rp29.172, Laos Rp34.704, Myanmar Rp39.238, dan Singapura Rp48.795 per liter.

Perbandingan tersebut menggunakan harga dalam rupiah per liter berdasarkan data yang tercantum dalam infografik ANTARA, yang dikutip Rabu (7/10/2026).

Harga BBM Indonesia di Tengah Tekanan Minyak Dunia

Harga bensin yang relatif rendah tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi.

Kementerian ESDM sebelumnya menegaskan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak dinaikkan hingga akhir 2026 sebagai salah satu langkah untuk menjaga daya beli sekaligus mengendalikan inflasi. 

BACA JUGA:Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026 Bergulir, Ada Bantuan Beras hingga Insentif Pajak

Kebijakan tersebut menjadi semakin penting karena harga minyak dunia masih menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik dan risiko gangguan pasokan.

Kementerian ESDM juga mencatat harga Indonesian Crude Price atau ICP Agustus 2026 mencapai US$89,43 per barel, naik dari US$81,68 per barel pada Juli 2026. 

Kondisi tersebut membuat pengelolaan harga energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Pemerintah Siapkan Rp132 Triliun untuk Energi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: