belitongekspres.co.id, PERKEMBANGAN data covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini masih mengkhawatirkan. Tercatat angka kematian akibat covid-19, masih cukup tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (Babel) melaporkan sebanyak 18 orang pasien Covid-19 meninggal dunia per 21 Juli 2021, Rabu kemarin. Peningkatan signifikan dari hari sebelumnya sebanyak 14 orang. Dipaparkan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, kasus meninggalnya pasien Covid-19 ini tertinggi di Kabupaten Belitung, 6 orang. Kemudian Pangkalpinang 3 orang, Bangka Tengah 3 orang, Kabupaten Bangka 2 orang, Bangka Barat 2 orang, dan Belitung Timur 2 orang. "Dengan demikian kumulatif pasien konfirmasi yang meninggal dunia hingga saat ini sudah 502 orang," jelas Mikron kepada Babel Pos, tadi malam. Mikron juga menjelaskan, ada sebanyak 265 kasus penambahan orang terkonfirmasi positif dan 217 pasien yang dinyatakan sembuh. "Mereka yang masih isolasi atau sedang menjalani perawatan untuk sembuh sebanyak 3.961 pasien. Untuk kumlatif jumlah positif saat ini 27.621 dan yang sembuh 23.158," ungkapnya. Mikron mengingatkan, bahwa capaian yang baik dalam penanganan Covid-19 tidak lain berkat kerja semua pihak serta kesadaran dan kepedulian dari masyarakat yang terus konsisten, terlibat dan memberi andil dalam pengendalian dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Babel. "Setiap pengabaian dan kelalaian dapat berdampak luas pada keselamatan jiwa sesama serta membuat proses dan capaian yang sudah tercipta dengan baik akan kembali tidak kondusif, dan mundur ke belakang," tukasnya. Disampaikan Mikron juga, bahwa sebaran peta zona risiko Covid-19 di Babel untuk empat wilayah sudah zona merah, yaitu Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat dan Belitung. "Tiga wilayah lainnya masih oranye, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur," ungkapnya. "Kami juga mengimbau dan mendorong kepada Satgas/pemerintah daerah di kabupaten/kota untuk mengaktifkan dan mengoptimalkan fungsi dan peran Posko Covid-19 di kecamatan dan desa/kelurahan yang berada di daerah perbatasan sebagai upaya pengendalian kasus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya lagi. Di samping itu, pihaknya juga menyarankan seluruh pemerintahan daerah kabupaten/kota di Babel semestinya menerapkan PPKM mikro. Sehingga dengan demikian diharapkan dapat mengurangi tingkat transmisi dengan segera, berbarengan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas respon kesehatan. "Supaya level situasi pandemi dapat melandai, menurun, dan kian membaik," sebutnya. (jua)
Babel 4 Zona Merah, 3 Oranye, Sehari 18 Meninggal
Kamis 22-07-2021,08:28 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-07-2026,23:10 WIB
Dishub Beltim Dorong Pelabuhan Manggar Jadi Gerbang Logistik Baru, Bidik Rute Langsung Jakarta
Kamis 09-07-2026,23:36 WIB
CFD Perdana di Bundaran Satam, Dishub Belitung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Kamis 09-07-2026,23:47 WIB
2 Karhutla Sepekan di Buluh Tumbang, BPBD Belitung Minta Warga Waspadai Titik Api
Kamis 09-07-2026,21:41 WIB
La Lucia Boutique Hotel Belitung Hadirkan Grass Land Kids Activities, Liburan Keluarga Jadi Makin Seru
Kamis 09-07-2026,23:22 WIB
Hobi Mancing di Dermaga Gantong Jadi Peluang Cuan di Beltim, Belanak hingga Kakap Laris Dijual
Terkini
Kamis 09-07-2026,23:47 WIB
2 Karhutla Sepekan di Buluh Tumbang, BPBD Belitung Minta Warga Waspadai Titik Api
Kamis 09-07-2026,23:36 WIB
CFD Perdana di Bundaran Satam, Dishub Belitung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Kamis 09-07-2026,23:22 WIB
Hobi Mancing di Dermaga Gantong Jadi Peluang Cuan di Beltim, Belanak hingga Kakap Laris Dijual
Kamis 09-07-2026,23:10 WIB
Dishub Beltim Dorong Pelabuhan Manggar Jadi Gerbang Logistik Baru, Bidik Rute Langsung Jakarta
Kamis 09-07-2026,21:41 WIB