Gadis Bogor Dijual di Warkop Beltim? Hellyana: Saya Minta Aparat Penegak Hukum Menindak Tegas

Kamis 01-09-2022,18:34 WIB
Reporter : Rheza S
Editor : Yudiansyah

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR - Seorang gadis asal Bogor diduga dijual di salah satu warung kopi (warkop) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Mendengar kasus dugaan tindak pidana perdagangan perempuan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) Hellyana, angkat bicara.

Menurut Hellyana, dugaan kasus gadis bogor yang dijual di salah satu warkop di Beltim itu, merupakan pelanggaran berat dan harus segera disikapi aparat penegak hukum.

"Ini pelanggaran berat. Komisi IV sebagai mitra kerja dinas atau lembaga perlindungan perempuan dan anak, saya minta aparat penegak hukum menyelidiki serta menindak tegas para pelaku jika terbukti benar melakukan tindakan tersebut," tegas Hellyana kepada Belitong Ekspres, Rabu (31/8).

BACA JUGA:Ditreskrimsus Polda Babel Tetapkan Tersangka Penyalahgunaan BBM Solar di Belitung

BACA JUGA:Anaura Marfirsta Wakili Babel, Siswi SMAN 1 Manggar Lolos Seleksi Parlemen Remaja 2022

Oleh sebab itu, politisi senior PPP Babel meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Beltim agar selektif terhadap perizinan warkop. Terutama yang memperkerjakan anak-anak di bawah umur.

"Dari informasi yang saya terima dan juga saya baca di beberapa media, dugaan penjualan perempuan itu terjadi di salah satu warkop di Beltim. Untuk itu saya berharap Pemkab Beltim agar selektif dalam memberikan perizinan warkop," ungkapnya.

Menurut Hellyana, perdagangan orang atau human trafficking dengan berbagai modus operandi merupakan masalah serius yang harus mendapat perhatian lebih dari aparat penegak hukum.

Apalagi, kebanyakan dari mereka yang menjadi korban perdagangan orang ini adalah perempuan dan anak-anak serta kalangan menengah ke bawah. Dimana faktor ekonomi menjadi peranan penting dalam terjadinya tindak kejahatan ini.

BACA JUGA:Rayakan Hari Ulang Tahun ke-42, SMAN 1 Manggar Bernostalgia

BACA JUGA:Setelah Beltim, Alfamart kini Hadir di Belitung, Grand Opening di Badau dan Membalong

"Oleh sebab itu kepada Pemerintah Provinsi Babel dan Pemda Beltim saya mohon perhatiannya dan responnya atas tindakan ini. Sebab kasus seperti ini sangat melukai hati perempuan dan perasan keluarga," pungkas Hellyana. 

Tags :
Kategori :

Terkait