Pelajar Corat Coret Batu Pantai Tanjung Tinggi Saat Rayakan Kelulusan, Pelaku Vandalisme Serahkan Diri

Senin 08-05-2023,02:30 WIB
Reporter : Rheza S
Editor : Redaksi BE

BELITONGEKSPRES.CO.ID, TANJUNGPANDAN - Aksi corat coret (vandalisme) batu oleh para pelajar saat merayakan kelulusan terjadi di Pantai Wisata Tanjung Tinggi, Sijuk, Kabupaten Belitung.

Usai aksi corat coret batu di destinasi wisata andalan Belitung Pantai Tanjung Tinggi, salah seorang pelajar yang menjadi pelaku vandalisme, akhirnya menyerahkan diri, Minggu (7/5/2023).

Kasi Penertiban Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Belitung, Rully Hidayat pelaku berinisial R (21) itu berinisiatif menghubungi pihak pengelola pantai untuk bertanggung atas perbuatannya.

Menurut Rully, sebelum pelaku menyerahkan diri, pihaknya mendapat instruksi dari Wakil Bupati Belitung terkait adanya aksi vandalisme di Tanjung Tinggi, salah tempat syuting film Laskar Pelangi tersebut.

"Begitu dapat perintah dari pak Wakil Bupati Isyak Meirobie kita koordinasikan dengan pak Kasat (Hendri Susanto). Atas petunjuk dari pak Kasat kemudian kami mencari tau siape pelakunya," ungkap Rully.

BACA JUGA: Fenomena Gugur Massal Tes PPPK Teknis 2022, PTTI Beltim Minta Evaluasi Menyeluruh

BACA JUGA:Agen Travel Haji Wanprestasi, Gugatan Perdata Calon Jemaah Haji Beltim akan Berlanjut

Rully menjelaskan, kejadian vandalisme batu Pantai Tanjung Tinggi terjadi pada Jumat (5/5/2023). Pada saat itu banyak siswa yang merayakan kelulusan dengan membawa cat pilox untuk mencoret coret pakaian mereka.

"Kurang lebih ade sekitar 6 sekolah. Jadi mereka itu memang gabungan datang ke sana (Tanjung Tinggi,red) dan ada salah satu dari mereka yang mengakui perbuatannya," jelasnya.

Karena perbuatanya tersebut, pelaku remaja laki-laki berinisial R (21) akhirnya menanggung resikonya dan membersihkan kembali tulisan yang telah ia buat di salah satu batu Tanjung Tinggi.

Rully menambahkan, sementara pihak pengelolaan Pantai Tanjung Tinggi ternyata juga sudah mempersiapkan alat dan bahan pembersihan cat untuk antisipasi jika terjadi aksi vandalisme.

"Tidak ada motif lain dari pelaku. Pelaku melakukan vandalisme itu hanya sekedar iseng dan sudah mengakui perbuatannya. Selain sudah mendapat pembinaan dari Satpol PP Belitung serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," katanya.

BACA JUGA:HUT ke 89: Ketua GP Ansor Belitung Tetap NKRI

BACA JUGA:Banyak Masyarakat Belum Tahu, Seminggu Teras Samsat BRI Hanya Layani 52 Berkas

Lebih lanjut dikatakan Rully, untuk batu yang terdapat coretan lainnya bukan R pelakunya. Kemungkinan aksi vandalisme tersebut dilakukan oleh pelajar lainnya.

Kategori :