BELITONGEKSPRES.CO.ID - Iridium menjadi salah satu logam paling mahal di dunia. Harganya bahkan kerap melampaui emas.
Kelangkaan ekstrem dan kebutuhan industri teknologi membuat logam ini semakin banyak dibicarakan.
Selain emas, dunia mengenal sejumlah material bernilai tinggi dengan harga fantastis. Iridium termasuk di antaranya.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap super langka tersebut meningkat seiring lonjakan permintaan global.
BACA JUGA:10 Laptop Intel Core Ultra 9 Termurah 2026, Performa Flagship Kini Makin Terjangkau
Logam ini sering dibandingkan dengan emas karena karakteristiknya yang sama-sama kuat, stabil, dan bernilai tinggi. Meski pergerakan harganya lebih fluktuatif.
Dirangkum dari IFLScience, Jumat 16 Januari 2025, berikut ulasan lengkap tentang iridium, logam langka yang harganya bisa lebih mahal dari emas.
Mengenal Apa Itu Iridium
Iridium adalah unsur kimia dengan nomor atom 77 dan masuk dalam kelompok logam transisi. Pada suhu kamar, iridium berwujud padat dengan struktur yang sangat kuat.
Nama iridium berasal dari kata Yunani Iris yang berarti pelangi. Penamaan ini merujuk pada senyawa iridium yang memiliki warna cerah dan beragam, seperti dijelaskan Royal Society of Chemistry.
BACA JUGA:Prediksi IHSG Senin 19 Januari 2026, Ini Area Kritis dan Rekomendasi Saham Pilihan
Karakter iridium mirip emas karena bersifat sangat tidak reaktif. Logam ini juga memiliki kepadatan tinggi serta titik leleh yang ekstrem. Bahkan, iridium dikenal sebagai unsur paling tahan korosi dalam Tabel Periodik.
Siapa Penemu Iridium
Siap sebenarnya penemu iridium? penemuan logam super langka ini umumnya dikaitkan dengan ahli kimia asal Inggris, Smithson Tennant.
Namun, sejumlah ilmuwan lain diyakini telah lebih dulu menemukannya. Di antaranya H.V. Collet-Descotils, A.F. Fourcroy, dan N.L. Vauquelin dari Prancis.