Motor ini mengusung mesin 155 cc SOHC 4-klep, berpendingin cairan, serta dilengkapi teknologi Variable Valve Actuation (VVA).
Berdasarkan data pabrikan, mesin Aerox Alpha mampu menghasilkan tenaga hingga 15,15 dk pada 8.000 rpm. Sementara torsinya mencapai 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
BACA JUGA:Yamaha XMAX Connected 2026 Hadir dengan Warna Baru, Harga Mulai Segini
Kombinasi ini membuat Aerox Alpha tetap nyaman dipakai harian, sekaligus mumpuni untuk perjalanan jarak jauh. Baik versi Turbo maupun non-Turbo, performa dasarnya tetap terjaga.
Alasan Yamaha Tetap Hadirkan Versi Non-Turbo
Meski teknologi YECVT menjadi andalan, Yamaha tidak serta-merta menghilangkan varian tanpa Turbo.
Produsen asal Jepang ini tetap menghadirkan versi Standard dan CyberCity tanpa YECVT.
Tujuannya jelas. Agar harga Aerox Alpha tetap terjangkau bagi konsumen yang memiliki bujet terbatas.
Bagi pengguna yang tidak terlalu membutuhkan fitur pengaturan pulley elektrik, varian non-Turbo sudah lebih dari cukup untuk pemakaian harian.
BACA JUGA:Yamaha R25 Anniversary Edition Tampil Beda, Grafis Ulang Tahun ke-70 Sarat Sejarah Balap
Selain itu, biaya perawatan versi standar juga relatif lebih sederhana.
Varian Aerox Alpha yang Sudah Pakai YECVT
Berdasarkan informasi resmi Yamaha, teknologi YECVT hanya tersedia pada dua varian. Yaitu Aerox Alpha Turbo, dan Aerox Alpha Turbo Ultimate.
Kedua tipe ini menyasar konsumen yang menginginkan sensasi berkendara lebih agresif dan modern.
Sementara untuk versi tanpa YECVT, Yamaha menghadirkan Aerox Alpha Standard, dan Aerox Alpha CyberCity.
Daftar Harga Yamaha Aerox Alpha Januari 2026