Orang yang mampu memaafkan juga biasanya lebih terbuka dalam komunikasi. Mereka bisa mengatakan apa yang dirasakan, bukan memendam sampai akhirnya meledak.
Dendam membuat hati penuh. Memaafkan memberi ruang untuk tenang. Dan orang baik hati paham itu.
5. Memberikan Perhatian Penuh Saat Bersama Orang Lain
Salah satu ciri paling terasa dari orang yang benar-benar baik hati adalah cara mereka hadir untuk orang lain.
Mereka mendengarkan tanpa memotong. Mereka tidak sibuk dengan ponsel. Mereka menatap mata saat bicara. Mereka membuat lawan bicara merasa dihargai.
Hal ini dikenal juga sebagai bentuk perhatian penuh atau hadir sepenuhnya. Bukan sekadar mendengar, tapi memahami. Contohnya sederhana.
Saat makan bersama, mereka tidak sibuk scroll layar. Saat ngobrol, mereka fokus. Bahkan hal kecil seperti mematikan nada dering, bisa jadi tanda mereka menghormati momen itu.
Orang yang baik hati tidak selalu punya solusi. Tapi mereka selalu punya ruang untuk mendengarkan.***