7 Fakta Unik Kucing Oren, Si 'Oyen' Barbar yang Bikin Gemas

Minggu 25-01-2026,23:57 WIB
Reporter : Redaksi BE
Editor : Redaksi BE

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kucing oren memang punya magnet sendiri. Sekali muncul, langsung jadi pusat perhatian. Bulunya cerah, ekspresinya sering “niat banget”, dan tingkahnya kadang sulit ditebak.

Tidak heran kalau kucing oren kini akrab dijuluki “oyen si kucing barbar”. Julukan ini muncul karena banyak orang merasa kucing oren lebih aktif, berani, dan sering bertingkah kocak dibanding kucing warna lain.

Tapi di balik reputasi barbar itu, kucing oren punya banyak fakta menarik yang bikin makin sayang. Berikut 7 fakta unik kucing oren yang jarang disadari, dirangkum dari laman Hello Sehat.

1. Kucing oren bukan ras tertentu, bisa dari banyak ras

Yang perlu diketahui sejak awal, kucing oren bukan jenis kucing khusus. “Oren” hanya merujuk pada warna bulunya.

Artinya, kucing oren bisa berasal dari berbagai ras, mulai dari kucing domestik sampai ras populer.

Beberapa ras yang cukup sering punya warna oren antara lain:

Kucing kampung (domestik), Maine Coon, Persia, Munchkin, Devon Rex, Exotic Shorthair, British Shorthair, Scottish Fold, Abyssinian, Bengal, hingga Ragdoll.

Di beberapa ras seperti Abyssinian, Bengal, Egyptian Mau, Munchkin, dan Persia, jumlah kucing oren memang relatif lebih banyak dibanding ras lain.

BACA JUGA:5 Alasan Kucing Oren Istimewa Menurut Sains, Ini Fakta Uniknya

2. Warna oren berasal dari pigmen pheomelanin

Warna oranye atau jingga pada bulu kucing dipengaruhi oleh pigmen alami bernama pheomelanin.

Pigmen inilah yang menghasilkan spektrum warna dari merah, oranye, sampai keemasan. Warna tersebut muncul lewat proses pewarisan genetik dari induknya, jadi faktor keturunan sangat berperan.

3. Kebanyakan kucing oren punya pola tabby

Kalau kamu perhatikan, kucing oren hampir selalu punya motif khas di tubuhnya. Pola ini dikenal sebagai tabby.

Kategori :