BELITUNG, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Klaim saldo DANA gratis Rp550.000 mendadak ramai dibagikan di media sosial dan grup WhatsApp sejak awal Februari 2026.
Banyak tautan yang beredar mengklaim pengguna bisa menerima saldo instan hanya dengan mengikuti langkah sederhana melalui ponsel. Celakanya banyak pengguna tergiur karena disebut bisa cair.
Namun, di balik janji saldo instan itu, muncul tanda tanya besar. Benarkah program ini resmi dari DANA, atau justru jebakan penipuan digital yang bisa menguras akun?
Sebelum ikut-ikutan klik tautan, penting bagi kamu untuk mengetahui fakta sebenarnya agar tidak menjadi korban scam berkedok hadiah saldo gratis tersebut.
BACA JUGA:Modal Scroll HP Doang! Cara Klaim Saldo DANA dari TikTok Lite, Lumayan Buat Jajan
Klaim Saldo Rp550.000 Mulai Viral di Medsos
Beberapa tautan yang beredar menjanjikan saldo DANA gratis Rp550.000 jika pengguna mengikuti instruksinya. Seperti login akun, memasukkan data pribadi, atau menyelesaikan misi tertentu.
Narasi yang beredar sering kali menggunakan istilah seperti “saldo gratis langsung masuk”, “hadiah instan”, atau “bonus DANA tanpa syarat ribet”.
Pola seperti ini kerap menarik minat masyarakat, tetapi bukan berarti semuanya valid.
Tidak Ada Pengumuman Resmi dari DANA
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak DANA Indonesia yang menyatakan adanya program pembagian saldo gratis sebesar Rp550.000 melalui tautan bebas di luar kanal resmi.
Program resmi DANA umumnya diumumkan melalui:
- Notifikasi dalam aplikasi DANA
- Akun media sosial resmi DANA yang terverifikasi
- Situs web resmi DANA Indonesia
- Kerja sama resmi dengan merchant atau institusi yang jelas
Jika sebuah program tidak tercantum di kanal-kanal ini, besar kemungkinan itu bukan penawaran resmi dari DANA.
BACA JUGA:Awas Joki Pinjol! Kenali Modus Penipuan Pinjam Saldo DANA & Cara Hindarinya
Risiko di Balik Link Saldo Gratis
Pakar keamanan digital menilai tautan semacam ini berpotensi mengandung risiko yang serius bagi pengguna.
Salah satu ancaman yang sering terjadi adalah phishing, yaitu teknik untuk mencuri data pribadi atau kredensial login.
Berikut risiko yang wajib diwaspadai:
- Permintaan memasukkan kode OTP, PIN, atau data sensitif
- Pengalihan ke situs pihak ketiga yang tidak aman
- Pencurian informasi akun DANA
- Risiko pembobolan dan pengurasan saldo dompet digital