Pada angkutan penyeberangan, pemerintah memberikan insentif penuh berupa pembebasan tarif jasa kepelabuhanan sepanjang akhir Maret 2026. Kebijakan ini menyasar hampir satu juta unit kendaraan dan jutaan penumpang.
Di sisi lain, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Kemenhub melakukan ramp check terhadap seluruh moda transportasi, mulai dari bus, kapal, pesawat, hingga kereta api.
Pemeriksaan juga diperluas ke sarana pendukung seperti jalan tol dan jalan nasional. Pemerintah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar jalur mudik dalam kondisi layak dan minim gangguan.
BACA JUGA:KAI Beri Diskon Tiket Kereta 20% Sambut HUT ke-80 RI, Catat Tanggalnya!
Seluruh program mudik murah ini didukung anggaran sebesar Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN. Dana tersebut digunakan untuk subsidi tarif, operasional layanan, serta dukungan infrastruktur.
Pemerintah berharap stimulus ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi selama musim mudik.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini, disarankan memantau informasi resmi dari maskapai, operator transportasi, maupun Kemenhub. Pemesanan tiket sebaiknya dilakukan lebih awal agar tidak kehabisan kuota promo.
Dengan berbagai fasilitas dan potongan tarif yang disiapkan, mudik Lebaran 2026 diharapkan bisa berlangsung lebih tertib, aman, dan ramah di kantong.