Menu seperti telur rebus, sayur tumis ringan, tempe, atau nasi secukupnya jauh lebih baik untuk menjaga stamina selama puasa.
2. Konsumsi Yogurt dan Susu
Yogurt, buttermilk, maupun susu menjadi pilihan minuman yang baik saat sahur. Kandungan cairan dan nutrisinya membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi lebih lama.
Selain itu, kalsium di dalamnya juga berperan menjaga kebugaran tubuh agar tidak mudah lemas.
Mengonsumsi produk susu rendah lemak saat sahur bisa membantu tubuh tetap segar hingga sore hari.
Jika tidak terbiasa minum susu, yogurt bisa menjadi alternatif yang lebih ringan untuk pencernaan.
BACA JUGA:Sudah Terpasang, Videotron Percantik Pusat Kota Belitung dan Jadi Media Promosi
3. Perbanyak Buah dan Sayur
Buah dan sayuran sangat dianjurkan untuk menu sahur karena kaya serat, vitamin, dan air alami.
Makanan ini dicerna secara perlahan sehingga membantu menjaga energi tetap stabil.
Buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka, jeruk, pepaya, dan melon, sangat baik untuk menjaga kadar cairan dalam tubuh.
Sementara itu, sayuran seperti bayam, wortel, dan mentimun juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mengurangi risiko dehidrasi.
4. Biasakan Mengonsumsi Kurma
Kurma menjadi salah satu buah yang identik dengan Ramadan. Selain bernilai sunnah, kurma juga kaya nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Buah ini mengandung zat besi, serat, serta gula alami yang membantu menjaga energi sebelum dan sesudah berpuasa.
BACA JUGA:THM di Belitung Wajib Tutup Selama Ramadan 2026, Melanggar Sanksi Menanti
Mengonsumsi beberapa butir kurma saat sahur dapat membantu mengurangi rasa lemas dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Kurma juga mudah dicerna, sehingga cocok dijadikan pelengkap menu sahur.
5. Perbanyak Minum Air Putih
Air putih tetap menjadi kunci utama agar tubuh tidak mudah haus selama puasa. Saat sahur, usahakan minum air dalam jumlah cukup, jangan hanya satu gelas.