Remaja Tewas Tersengat Listrik di SMK Mitra Bakti Manggar, Diduga Hendak Mencuri Kabel

Senin 02-03-2026,15:39 WIB
Reporter : Muchlis Ilham
Editor : Yudiansyah

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia di atas plafon gudang SMK Mitra Bakti Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (2/3/2026).

Korban diduga tewas akibat tersengat listrik saat mencoba mengambil kabel di bagian atas bangunan sekolah di Kecamatan Manggar tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang guru SMK Mitra Bakti Manggar yang hendak mengambil barang di dalam gudang.

Saat berada di lokasi, guru tersebut dikejutkan dengan temuan jasad korban yang masih dalam posisi tersangkut di atas plafon.

BACA JUGA:Pendaftaran Paskibraka Beltim 2026 Dibuka, Kesbangpol Ajukan Diskresi Tinggi Badan ke BPIP

BACA JUGA:Yamaha Factor 2026 Irit BBM, Tembus 800 Km Sekali Isi

Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Ryo Guntur Triatmoko, mengungkapkan dugaan awal penyebab kematian korban adalah tersengat aliran listrik.

“Korban ditemukan dalam posisi masih tersangkut di atas plafon. Dugaan sementara meninggal dunia akibat tersengat listrik saat mencoba mengambil kabel,” ujar AKP Ryo kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak Sabtu sore atau paling lambat Minggu siang. Perkiraan tersebut didasarkan pada kondisi jasad saat ditemukan di lokasi kejadian.

Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Muhammad Zein Beltim untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian.

BACA JUGA:Daftar 3 Pengusaha Muslim Terkaya di Dunia 2026, Hartanya Tembus Ratusan Triliun

BACA JUGA:Motif Penyelundupan Timah Ilegal Beltim ke Malaysia Terungkap, Dari Rp180 Ribu Jadi Rp900 Ribu

AKP Ryo juga menyampaikan, berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, korban sebelumnya pernah beberapa kali kedapatan melakukan pencurian di lingkungan sekolah tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka.

Menurutnya, tindakan melanggar hukum seperti pencurian tidak hanya berujung pada konsekuensi hukum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri.

Kategori :