Analis IDC, Francisco Jeronimo, menilai peluncuran ini juga punya muatan strategi branding.
“Ada unsur kebaruan di dalamnya dan mereka membutuhkan jenis inovasi seperti itu untuk menunjukkan kapabilitas mereka,” kata Jeronimo, dikutip dari CNBC International, Senin 2 Maret 2026.
Namun ia mengingatkan tantangan sesungguhnya ada di fase komersial. Harga tinggi atau ukuran perangkat bisa menjadi hambatan jika tak dikemas dengan tepat.
Saat ini, Honor menempati posisi keenam di pasar China dengan pangsa lebih dari 13 persen. Di Eropa, pangsanya masih sekitar 3 persen.
Inovasi radikal seperti Robot Phone bisa menjadi cara untuk mendongkrak daya tarik global.
Honor menargetkan Robot Phone meluncur komersial di China pada paruh kedua tahun ini dan diperkirakan masuk segmen premium.
BACA JUGA:Rekomendasi HP AI Rp 2 Jutaan 2026: Teknologi Spek Sultan, Harga Tetap Merakyat
BACA JUGA:5 HP Kamera Terbaik 2026 untuk Foto Malam, Biar Momen Bukber Ramadan Makin Kece
Sekalian Kenalkan Magic V6
Dalam ajang yang sama, Honor juga memperkenalkan ponsel lipat premium terbarunya, Honor Magic V6.
Magic V6 hadir dengan ketebalan 8,75 mm saat tertutup, lebih tipis dari generasi sebelumnya. Perangkat ini dibekali baterai besar dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.
Penjualannya dimulai di China pada Maret, sebelum ekspansi ke pasar internasional pada paruh kedua tahun ini. Harga resminya belum diumumkan.
Dengan Robot Phone dan Magic V6, Honor jelas ingin mengirim pesan. Mereka tak sekadar ikut tren. Mereka ingin mendefinisikan ulang bentuk smartphone masa depan.