Kinerja BRI Tetap Solid hingga Triwulan I 2026, Likuiditas Kuat dan Modal Makin Tebal

Jumat 29-05-2026,23:52 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

BACA JUGA:BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban Idul Adha 2026, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

Ia mengatakan pengelolaan likuiditas yang konsisten membuat BRI mampu mempertahankan fondasi pendanaan yang semakin sehat dan kompetitif.

Modal Kuat, Siap Dukung Ekspansi Kredit

Dari sisi permodalan, BRI juga berada dalam posisi yang sangat solid. Hingga akhir Maret 2026, Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan tercatat mencapai 22,90 persen.

Angka tersebut jauh melampaui ketentuan minimum regulator bagi bank sistemik di Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa BRI memiliki ruang yang cukup besar untuk memperluas pembiayaan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Dengan tingkat permodalan yang kuat, BRI dinilai memiliki buffer yang memadai untuk menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang mungkin muncul di masa mendatang.

Permodalan yang sehat juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan untuk terus mendorong pertumbuhan kredit, terutama pada sektor produktif dan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi fokus utama BRI.

BACA JUGA:BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, RUPST 2026 Sepakati 7 Agenda

Achmad menegaskan bahwa ke depan BRI akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, likuiditas, dan kekuatan modal agar dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Menurutnya, strategi tersebut penting agar BRI tetap mampu mendukung kebutuhan pembiayaan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.

“Ke depan, kami akan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan likuiditas dan ketahanan permodalan. Dengan demikian BRI dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan," tandasnya.

Kategori :