Sementara itu, Bupati Belitung Djoni Alamsyah meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan tampil di POPDA sebagai ajang membuktikan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah.
Menurutnya, para atlet yang terpilih merupakan pelajar terbaik yang telah melewati proses seleksi sehingga memiliki tanggung jawab besar membawa nama Belitung di tingkat provinsi.
"Kalian berdiri di sini bukan karena kebetulan. Dari ribuan pelajar yang ada di Belitung, kalianlah yang dipercaya mengenakan seragam kontingen Kabupaten Belitung. Ini adalah sebuah kehormatan luar biasa," ujar Djoni.
Ia mengingatkan agar setiap pertandingan dijalani dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa percaya diri.
BACA JUGA:HJKT ke-188, Bupati Ajak Wujudkan Belitung sebagai Kota Global Berbasis Maritim dan Budaya
Hasil akhir memang penting, namun perjuangan maksimal jauh lebih berarti daripada menyerah sebelum bertanding.
"Kalau menang tentu kita bersyukur. Kalau kalah karena lawan lebih baik, itu hal biasa. Tetapi jangan pernah kalah karena tidak mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki," katanya.
Djoni juga meminta para atlet tidak menjadikan keterbatasan fasilitas maupun kondisi daerah sebagai penghalang untuk berprestasi.
Ia menegaskan semangat juang menjadi modal utama agar atlet Belitung mampu bersaing dengan daerah lain yang memiliki sumber daya lebih besar.
"Ketika berada di arena pertandingan, ingatlah lambang Belitung yang ada di dada kalian," tegas Djoni.
BACA JUGA:Gibran dan Garcia Sandang Gelar Bujang Dayang Belitung 2026, Siap Promosikan Wisata Daerah
Ia juga meminta para atlet selalu mengingat doa dan dukungan yang mengiringi perjuangan mereka.
"Ingat orang tua yang selalu mendoakan, para pelatih yang telah membimbing, dan masyarakat Belitung yang menaruh harapan besar," ujarnya.
Bupati Djoni berharap seluruh atlet mampu menunjukkan semangat juang terbaik selama bertanding.
"Tunjukkan bahwa atlet Belitung adalah pejuang yang tidak pernah menyerah," tutupnya.