BRIvolution Reignite Makin Kencang, BRI Perkuat Peran Danantara Dorong Ekonomi Nasional

Kamis 30-07-2026,11:12 WIB
Reporter : Yudiansyah
Editor : Yudiansyah

Pembiayaan tersebut menyasar pelaku usaha penyedia hunian sekaligus masyarakat yang membutuhkan pembiayaan untuk membeli rumah.

Dengan demikian, pembiayaan perumahan diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh hunian, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi sektor konstruksi, usaha pendukung, hingga penyerapan tenaga kerja.

BACA JUGA:Berawal dari Modal Rp50 Ribu, Cinta Batik Semarang Kini Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

BRIvolution Reignite untuk Ciptakan Dampak Lebih Besar

Hery menegaskan, transformasi BRIvolution Reignite tidak berhenti pada pencapaian indikator keuangan.

Menurutnya, agenda transformasi tersebut harus mampu diterjemahkan menjadi kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

"Dengan dukungan seluruh Insan BRILiaN, kepercayaan masyarakat, serta sinergi bersama Danantara Indonesia, BRI optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," tandas Hery.

Dengan pendekatan tersebut, BRI berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, penguatan fundamental, dan penciptaan manfaat ekonomi.

Transformasi internal menjadi fondasi untuk memperkuat kapasitas perseroan. Di sisi lain, pembiayaan UMKM, sektor produktif, dan perumahan menjadi jalur bagi BRI untuk menerjemahkan pertumbuhan tersebut menjadi aktivitas ekonomi yang lebih luas.

BACA JUGA:Berkat LinkUMKM BRI, Tas Serat Alam Mlatiwangi Asal Semarang Tembus Pasar Internasional

Danantara Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berkelanjutan

Sementara itu, Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan transformasi BUMN memiliki tujuan yang lebih panjang dibandingkan sekadar meningkatkan kinerja dalam jangka pendek.

Menurut Dony, transformasi harus diarahkan untuk membangun fondasi perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai peningkatan kinerja sejumlah BUMN perlu diikuti dengan pembangunan sumber daya manusia yang konsisten.

Kepemimpinan juga menjadi faktor penting untuk memastikan agenda transformasi dapat berjalan dalam jangka panjang.

Dony menekankan bahwa seorang pemimpin perusahaan tidak cukup hanya mampu mengelola kinerja saat ini. Komitmen terhadap keberlanjutan perusahaan menjadi pembeda penting dalam menghadapi tantangan bisnis di masa depan.

"Yang membedakan sebetulnya seorang CEO dengan seorang manajer itu adalah komitmennya dia terhadap keberlanjutan daripada sebuah perusahaan," ujar Dony.

BACA JUGA:LinkUMKM BRI Dimanfaatkan 16,46 Juta Pelaku Usaha, Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pelatihan Digital

Kategori :