Hadapi Idul Fitri, Stok Beras Belitung Ditambah 500 Ton

Hadapi Idul Fitri, Stok Beras Belitung Ditambah 500 Ton

Ilustrasi: Stok Beras di Gudang Bulog Belitung --(Antara)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum Bulog Cabang Belitung menambah pasokan beras medium sebanyak 500 ton 

Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, mengatakan tambahan stok tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju gudang Bulog di Tanjungpandan.

“Kami menambah stok beras medium sebanyak 500 ton guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Syahrianza Rahman, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran, sekaligus memastikan harga tetap stabil di pasaran.

BACA JUGA:Motif Penyelundupan Timah Ilegal Beltim ke Malaysia Terungkap, Dari Rp180 Ribu Jadi Rp900 Ribu

BACA JUGA:Jadwal myBCA Belitung Multisport Festival 2026, Pemkab Dorong Sport Tourism

Menurutnya, konsumsi masyarakat terhadap beras dipastikan meningkat signifikan menjelang hari besar keagamaan, termasuk Idul Fitri.

“Perum Bulog Cabang Belitung memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketersediaan stok dan memastikan harga beras tetap stabil di masyarakat,” kata  Syahrianza.

Selain tambahan 500 ton beras medium, Bulog Cabang Belitung juga memastikan stok pangan lainnya dalam kondisi aman.

Saat ini tersedia beras premium sebanyak 974 ton, Minyakita kemasan dua liter sekitar 20.000 liter, serta jagung pipilan kering sebanyak 7.450 kilogram.

Syahrianza memastikan seluruh stok tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

BACA JUGA:Bupati Belitung Siapkan 4 Langkah Atasi Jalan Air Buntar–Mentigi Rusak, Begini Upayanya

BACA JUGA:Kepala SPPG Air Selumar Belitung Klarifikasi Menu MBG Viral, Minta Identitas Tak Dipublikasikan

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara