Lansia 66 Tahun Hilang di Membalong, Tim BPBD Belitung Masih Lakukan Pencarian
Lansia 66 Tahun Hilang di Membalong, Tim BPBD Belitung Masih Lakukan Pencarian-Istimewa-
MEMBALONG, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Warga Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, dihebohkan dengan kabar hilangnya seorang lansia bernama Isa (66) sejak Senin 25 Mei 2026.
Hingga Jumat 29 Mei 2026, pencarian oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung masih terus dilakukan.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Tanjung Rusa RT 16/RW 08, Desa Membalong. Ia dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah keponakannya.
Informasi hilangnya Isa pertama kali diterima BPBD Kabupaten Belitung sekitar pukul 22.00 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Membalong, Andy Mareto.
BACA JUGA:Bazar Belitung Menggeliat, De Sinek Jadi Magnet 90 UMKM
Lantas, laporan itu diteruskan ke grup internal BPBD oleh Danru 2 BPBD Belitung, Riko Pribadi. Tim langsung bersiaga untuk melakukan penanganan.
Riko menjelaskan, sebelum dilaporkan hilang, korban sempat menginap di rumah keponakannya, Saparudin. Lokasi rumah berada di RT 15/RW 07 Dusun Parang Buluh, Desa Membalong.
Pada Sabtu 23 Mei 2026, korban masih berada di rumah tersebut dalam kondisi normal. Namun pada Senin 25 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, korban sudah tidak berada di lokasi.
Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum menghilang korban sempat menuju kamar mandi yang terpisah dari rumah. Jarak kamar mandi tersebut sekitar 10 meter dari bangunan utama.
BACA JUGA:Modus Penipuan Tiket Pesawat di Bandara Belitung, Pria Asal Jakarta Rugi Rp1 Juta
Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga yang curiga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Upaya pencarian awal dilakukan di belakang rumah dan lingkungan sekitar. Namun korban tidak berhasil ditemukan.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat. Informasi pun cepat menyebar hingga akhirnya dilaporkan ke pihak BPBD.
Setelah menerima laporan, tim BPBD Belitung bersama Kalaksa langsung menuju lokasi kejadian. Koordinasi dilakukan untuk menentukan strategi pencarian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: