Pasokan BBM Belitung Ditambah, Edi Nasapta Kawal Realisasi hingga SPBU
Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta mengawal tambahan pasokan BBM Belitung dari Pertamina agar segera terealisasi hingga SPBU-Foto: Ist-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Pasokan BBM untuk Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendapat tambahan selama masa pemulihan stok.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyampaikan sejumlah langkah, mulai dari peningkatan penyaluran hingga optimalisasi pelayanan SPBU.
Langkah tersebut dilakukan setelah menerima permohonan penambahan pasokan darurat dari Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta.
Tanggapan resmi Pertamina tersebut disampaikan melalui surat Nomor 182/PPNEG0000/2026-S9 tertanggal 24 September 2026.
Surat itu merupakan respons atas permohonan penambahan pasokan BBM darurat untuk Pulau Belitung yang sebelumnya disampaikan Edi pada 21 September 2026.
BACA JUGA:97 Karung Pasir Timah Hendak Dikirim ke Luar Belitung, Polisi Amankan 4 Mobil Innova
Edi mengapresiasi respons Pertamina. Namun, ia menegaskan bahwa tambahan pasokan harus benar-benar terlihat dalam pelayanan di lapangan.
“Kami tentunya mengapresiasi respons Pertamina terhadap surat yang kami sampaikan. Masyarakat membutuhkan kepastian BBM tersedia di SPBU dan antrean segera terurai. Karena itu, realisasi pasokan dan pelayanan di lapangan akan terus kami kawal,” ujar Edi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Pertamina Tingkatkan Penyaluran BBM Belitung
Dalam surat tersebut, Pertamina menyampaikan rencana pengiriman harian dari Fuel Terminal Tanjungpandan selama masa pemulihan stok pada 20-30 September 2026.
Volume penyaluran direncanakan berada pada kisaran 280-300 kiloliter (KL) per hari.
Angka tersebut meningkat sekitar 6-13 persen dibandingkan rata-rata realisasi harian pada periode 1-18 September 2026.
BACA JUGA:2 Kasus Pencurian di Belitung Terungkap, Polisi Tangkap IW dan Sita 6 Ponsel
Peningkatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM, terutama Pertalite, di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur (Beltim).
Menurut politisi Partai Nasdem itu, tambahan volume saja belum cukup untuk memastikan persoalan antrean terselesaikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: