Distribusi Daging Kurban Elnusa Petrofin Capai 21.870 Penerima, Usung Konsep Ramah Lingkungan

Distribusi Daging Kurban Elnusa Petrofin Capai 21.870 Penerima, Usung Konsep Ramah Lingkungan

Kurban Tanpa Plastik, Elnusa Petrofin Jangkau 21.870 Penerima di Seluruh Indonesia-Istimewa-

JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Distribusi daging kurban Elnusa Petrofin pada Iduladha 1447 H menjangkau 21.870 penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Program ini tidak hanya menegaskan kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga menghadirkan inovasi melalui konsep kurban ramah lingkungan.

PT Elnusa Petrofin (EPN) menyalurkan sebanyak 7.290 paket daging kurban kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Program bertajuk “Petrofin Berkurban” ini menjadi agenda tahunan yang terus diperkuat dari sisi dampak sosial dan keberlanjutan.

BACA JUGA:Kinerja BRI Tetap Solid hingga Triwulan I 2026, Likuiditas Kuat dan Modal Makin Tebal

Penyaluran dilakukan secara serentak sejak 27 Mei 2026 di lebih dari 130 unit operasi. Jangkauannya meliputi berbagai daerah strategis seperti Gorontalo, Samarinda, Ampenan, Palopo, Pontianak, Pangkal Balam, Dumai, hingga wilayah operasional lainnya di Indonesia.

Simbolisasi kegiatan dipusatkan di Depo Semper pada 28 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi representasi komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

Manager Corporate Communication & Relations Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas tahunan.

Ia menyebut Petrofin Berkurban sebagai momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Perusahaan menyalurkan 46 ekor sapi dan 115 ekor kambing kepada masyarakat.

BACA JUGA:BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban Idul Adha 2026, Jangkau Berbagai Daerah di Indonesia

“Distribusi ini menjangkau 21.870 penerima manfaat yang terdiri dari masyarakat sekitar unit operasi, kaum dhuafa, serta kelompok rentan lainnya,” ujar Putiarsa, Jumat 29 Mei 2026.

Lebih lanjut, Putiarsa mengungkapkan adanya inovasi dalam proses distribusi kurban. Perusahaan mulai mengedepankan aspek keberlanjutan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Menurutnya, pendekatan ini merupakan bagian dari penerapan prinsip Product Life Cycle.

“Kami mendorong penggunaan wadah guna ulang agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, sekaligus mengurangi dampak lingkungan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: