Daftar Mobil Disuntik Mati di Indonesia 2026, Era Mesin Konvensional Berakhir
Honda HR-V 1.5 Turbo RS, Performa Dikalahkan Efisiensi--(Foto: Honda)
Tiggo Cross hadir dengan desain lebih segar, fitur lebih lengkap, dan positioning yang lebih jelas. Permintaannya juga tercatat jauh lebih tinggi.
Dengan harga mulai Rp 259,5 juta hingga Rp 289,5 juta, Tiggo Cross kini menjadi andalan Chery di segmen SUV kompak. Tiggo 5X pun resmi tersingkir, digantikan oleh strategi yang lebih relevan dengan pasar.
Suzuki Karimun Wagon R, Ikon Mobil Murah Resmi Pamit
Suzuki menjadi salah satu merek yang paling agresif dalam merapikan lini produknya. Terutama di segmen hatchback dan LCGC. Dampaknya terasa besar.
BACA JUGA:3 Motor Termahal di Dunia Saat Ini, Harganya Setara Mobil Mewah
Karimun Wagon R resmi dihentikan. Mobil ini bukan sekadar produk. Ia adalah ikon. Simbol mobil murah, irit, dan mudah dirawat. Selama bertahun-tahun, Karimun menjadi pilihan rasional masyarakat Indonesia.
Namun sejak November 2025, Karimun Wagon R tidak lagi diproduksi. Bukan hanya untuk pasar domestik, tapi juga ekspor. Artinya, penutupannya bersifat total.
Keputusan ini menandai akhir perjalanan panjang Karimun di industri otomotif nasional. Sebuah nama besar yang pernah mendominasi segmen entry-level kini harus menyerah pada perubahan zaman dan regulasi.
Suzuki Baleno Hatchback, Digantikan Fronx yang Lebih Strategis
Baleno Hatchback juga masuk daftar mobil yang disuntik mati. Padahal secara penjualan, model ini belum benar-benar tenggelam.
BACA JUGA:Top 10 Mobil Listrik Terlaris 2025, BYD Menggila, Penjualan Meledak
Sepanjang semester pertama 2025, Baleno masih mencatatkan penjualan sebanyak 1.956 unit. Namun per September 2025, namanya resmi dicoret dari daftar harga Suzuki Indonesia.
Perannya kini sepenuhnya digantikan oleh Suzuki Fronx. SUV kompak bergaya coupe yang dirakit lokal di fasilitas Cikarang.
Dari sisi bisnis, Fronx jauh lebih menguntungkan. Produksi lokal membuat biaya lebih efisien. Target penjualannya pun agresif, sekitar 2.000 unit per bulan. Ini berbeda dengan Baleno yang masih diimpor utuh dari India.
Suzuki memilih langkah rasional. Mengorbankan hatchback demi SUV kompak yang lebih sesuai tren pasar Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: