Biaya Admin Bulanan Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN Terbaru 2026
Ilustrasi: Buku Tabungan Bank BRI-Istimewa-
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Memasuki tahun 2026, biaya administrasi bulanan bank kembali jadi perhatian nasabah. Setiap rekening tabungan di Bank Mandiri, BNI, BRI, hingga BTN memiliki tarif berbeda.
Besaran potongan ini penting diketahui agar saldo tetap terjaga dan pilihan tabungan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Tapi nominalnya berbeda di tiap bank dan tergantung jenis produk yang digunakan.
Biaya admin ini bukan tanpa alasan. Bank memakainya untuk pengelolaan rekening, pemrosesan transaksi, sistem keamanan, hingga pengembangan teknologi layanan digital. Biaya tersebut juga menjadi salah satu sumber pendapatan perbankan.
Agar tidak kaget saat saldo berkurang, berikut daftar biaya admin bulanan Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN terbaru per Januari 2026, dirangkum dari berbagai sumber resmi.
BACA JUGA:Tips Berburu Saldo DANA Gratis Januari 2026, Dijamin Aman dari Penipuan
Biaya Admin Bank Mandiri 2026
Bank Mandiri menetapkan biaya admin bulanan berbeda untuk tiap produk tabungan. Tabungan Rupiah Mandiri dikenakan biaya admin Rp 12.500 per bulan.
Saldo minimum yang harus dijaga sebesar Rp 100.000. Skema yang sama juga berlaku untuk Mandiri Business Savings Account dengan biaya admin Rp 12.500.
Untuk Mandiri Tabungan NOW, saldo minimum yang ditetapkan Rp 25.000. Biaya administrasinya lebih ringan, yakni Rp 5.000 per bulan.
Sementara itu, produk TabunganKu Bank Mandiri tetap konsisten tanpa biaya administrasi bulanan. Opsi ini cocok untuk nasabah yang ingin menabung tanpa potongan rutin.
BACA JUGA:Cara Top Up Saldo DANA dari BRI via BRImo dan ATM, Murah dan Praktis
Biaya Admin Bank BNI 2026
BNI menerapkan biaya admin Rp 11.000 per bulan untuk tabungan Taplus. Saldo minimum ditetapkan Rp 500.000 untuk wilayah Jabodetabek dan Rp 250.000 di luar Jabodetabek.
Untuk Taplus Bisnis, biaya admin disesuaikan dengan segmen nasabah. Perorangan mikro dikenakan Rp 5.000 per bulan. Nasabah retail Rp 10.000. Segmen premium Rp 12.000. Sementara non perorangan dikenakan biaya Rp10.000 per bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: