Bitcoin Berpeluang Cetak Rekor Baru di 2026, Harga Bisa Tembus Segini
Bitcoin Berpeluang Cetak Rekor Baru di 2026, Harga Bisa Tembus Segini--(freepik)
BELITONGEKSPRES.CO.ID - Bitcoin kembali menjadi sorotan di awal tahun 2026. Setelah sempat mencetak rekor harga tertinggi sepanjang sejarah, aset kripto terbesar di dunia itu justru mengalami koreksi tajam.
Meski demikian, peluang mencetak level baru dinilai masih terbuka lebar. Bitcoin berpeluang menembus rekor baru di tahun ini.
Sejumlah analis, eksekutif industri, hingga investor global memproyeksikan harga bitcoin berpotensi menembus US$225.000 pada 2026.
Namun, jalan menuju level tersebut diperkirakan tidak mulus. Volatilitas ekstrem masih akan menjadi ciri utama pasar kripto.
BACA JUGA:8 Cara Mudah Membedakan Foto AI dan Foto Asli, Banyak Orang Masih Tertipu
Dilansir dari rangkuman prediksi tahunan CNBC, rentang proyeksi harga bitcoin untuk 2026 terbilang sangat lebar.
Target terendah berada di kisaran US$75.000, sementara proyeksi paling optimistis menyentuh US$225.000. Perbedaan pandangan ini mencerminkan tingginya ketidakpastian di pasar aset digital.
Bitcoin tercatat sempat menembus rekor di atas US$126.000 pada Oktober tahun lalu. Namun, reli tersebut tidak bertahan lama.
Harga kemudian anjlok hingga mendekati US$80.000 di penghujung tahun, berdasarkan data CoinMetrics. Saat ini, bitcoin masih bergerak sekitar 30 persen di bawah puncak tertingginya.
BACA JUGA:Motor Listrik Pertama di Dunia Tembus 600 Km, Verge TS Pro Pakai Baterai Solid-State
Sepanjang tahun lalu, pasar kripto sempat mendapat dorongan dari ekspektasi regulasi yang lebih ramah di Amerika Serikat.
Terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden AS menjadi salah satu faktor yang memicu optimisme investor.
Selain itu, minat investor institusional terus meningkat. Bank, manajer aset, hingga perusahaan keuangan tradisional mulai memperluas eksposur ke aset kripto.
Fenomena perusahaan digital asset treasury (DAT) yang mengakumulasi bitcoin dan kripto lain juga ikut menopang pasar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: