Capaian Vaksinasi 64,93 Persen, Target Vaksin di Beltim Tak Kendor

Capaian Vaksinasi 64,93 Persen, Target Vaksin di Beltim Tak Kendor

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR - Capaian vaksinasi 64,93 persen di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bukan berarti target vaksinasi mengendor. Sebab masih ada Desa dan Kecamatan yang capaian vaksinasinya relatif rendah. Hal tersebut dikatakan Bupati Beltim Burhanudin ketika dikonfirmasi capaian vaksinasi Covid-19 sampai pertengahan bulan Oktober 2021. "Dengan capaian vaksin yang sudah 64, 93 persen bukan berarti kita harus diam (kendor). Makanya saya sudah menginstruksikan kepada BPBD untuk melakukan identifikasi ulang, terhadap Desa Kecamatan yang lambat dalam serapan pelaksanaan vaksin," ungkap Bupati Burhanudin, Senin (18/10). Menurut pria yang akrab disapa Aan, dirinya berupaya mengejar herd immunity daerah per Desember 2021 minimal diatas 80 persen. Karenanya, Aan menegaskan upaya percepatan vaksinasi akan terus digencarkan sampai Desember nanti. "Dari seluruh Kecamatan memang (Kecamatan) Gantung yang sedikit lambat bergerak (capaian vaksinasi)," sebut Aan. Bahkan kata Aan, selama ini upaya mempercepat vaksinasi di Kecamatan Gantung banyak melibatkan tim-tim dari Kecamatan Manggar. Hal ini, dilihat Aan sebagai upaya pemerataan cakupan vaksinasi di seluruh Kecamatan. "(Kecamatan Gantung) penambahan tim (vaksinasi) baru, kebanyakan mereka (masyarakat) hari Sabtu Minggu libur," katanya. Ia memastikan, akhir bulan Oktober akan dilakukan evaluasi terhadap kendala-kendala yang menyebabkan rendahnya vaksinasi di Kecamatan Gantung. "Kita akan panggil Kadinkes dan Kepala Puskesmas, apa kendala mereka, capaian baru sekian persen," tukas Aan. Terima Kasih Kepada TNI Polri Di sisi lain, Aan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Beltim dan Dandim 0414/Belitung atas dukungan pelaksanaan vaksinasi. Berterima kasih kepada pak Kapolres dan jajarannya atas supportnya, (juga) dengan TNI sangat proaktif membantu mendorong percepatan vaksinasi tanpa dukungan Polri dan TNI kita lambat," ungkap Aan. Diakui Aan, peran TNI Polri sangat dirasakan terutama selalu mengingatkan Pemerintah daerah untuk melakukan percepatan vaksinasi. "Alhamdulillah berkat dukungan mereka tiap hari mengingatkan, mengejar terus vaksinasi dilaksanakan, kita mencapai itu (persentase). Karena itu kita mengapresiasi apa yang dilakukan pak Kapolres dan Dandim atas penyemangat beliau, baik personil maupun yang lain dalam percepatan vaksin," jelas Aan. Ia juga berterima kasih atas dukungan sejumlah partai politik yang ikut membantu percepatan vaksinasi. Terutama kantong-kantong konstituen partai politik dengan memobilisasi massa mereka. "Parpol kita juga berterima kasih karena kan vaksin yang dipakai Parpol vaksin dari Pemda juga dan kerjasama sifatnya. Cara parpol melaksanakan vaksin, itu urusan kawan-kawan parpol. Prinsipnya mereka menyampaikan surat ke Bupati untuk bekerjasama melaksanakan vaksin," tandasnya. (msi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: