BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Beltim melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) akan melakukan normalisasi Sungai Air Ruak, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang. Pekerjaan normalisasi sungai tersebut dianggarkan melalui APBD Kabupaten tahun 2022. "Tahun 2022 ini, ada kegiatan normalisasi sungai di Air Ruak. Hal ini dilakukan karena daya tampung sungainya sudah mengecil," ungkap Kepala Bidang SDA DPU Beltim, Asep Suhayanto, Rabu (5/1). Asep mengatakan, salah satu akibat mengecilnya daya tampung sungai Air Ruak adalah kondisi hujan lebat sehingga aliran air di permukaan menjadi tinggi dan tumpah ke kawasan sekitarnya. "Jadi faktor kehandalan sungainya sudah berkurang, maka kita normalisasi," kata Asep. Ia memperkirakan, lelang pekerjaan normalisasi akan dilakukan pada bulan Februari atau Maret 2022. Saat ini, Bidang SDA masih melakukan pematangan perencanaan. Selain normalisasi, rencananya pekerjaan selanjutnya adalah revitalisasi sungai maupun aliran sungai yang dianggap rawan banjir. Namun, revitalisasi akan dijalankan setelah ada kajian dan studi di daerah rawan banjir. "Banyak faktor penyebab banjir. Apakah ada saluran utama sedimen sehingga berubah. Kerapatan sungai berubah dan lain-lain, baru bisa menentukan jenis konstruksi pengendaliannya," jelasnya. Dikatakan Asep, revitalisasi juga harus didukung ketersediaan anggaran. Adapun opsi anggaran bisa bersumber dari APBD Kabupaten, Balai Besar Sungau hingga APBN. "Perlu studi dan pengkajian baru bisa dianggarkan. Apabila tidak bisa di cover melalui APBD, karena kita punya data teknis hasil studi bisa diusulkan melalui balai sungai atau APBN," sebut Asep. (msi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: