Mayat Mengapung di Sungai Sembuluk Warga Desa Jangkar Asam

Mayat Mengapung di Sungai Sembuluk Warga Desa Jangkar Asam

BELITONGEKSPRES.CO.ID, GANTUNG - Sesosok mayat ditemukan mengapung di aliran sungai Sembuluk Desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim Kamis (17/3) siang. Mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, masih menggunakan pakaian lengkap dengan posisi tertelungkup ke dalam air. Wisnu (38) saksi mata yang pertama kali melihat mayat mengatakan dirinya seperti biasa berangkat bekerja di lokasi tambang yang berada cukup dekat dengan penemuan mayat korban. Dari arah kejauhan, Wisnu melihat sesuatu yang aneh mengapung di aliran sungai. Merasa penasaran, Wisnu mendekat dan kemudian menyadari bahwa yang dilihatnya adalah mayat. "Sekitar jam setengah sebelas (10.30 wib). Saya kemudian langsung memanggil beberapa orang dan meminta segera mengabari pak Bhabin," ujar Wisnu kepada Belitong Ekspres. Tak lama berselang, Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Gantung tiba di lokasi penemuan mayat dan langsung melakukan olah tempat kejadian. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan identitas dan sepeda motor yang berada sekitar 50 meter dari lokasi penemuan mayat. Belum diketahui pasti berapa lama mayat sudah berada di dalam air dan mengapung. Namun, beberapa warga yang melihat proses evakuasi mendengar ada orang hilang tanpa kabar sejak 2 hari yang lalu. "Tadi ada yang mencari menggunakan bambu dan menemukan ada motor di dalam air. Jadi langsung diangkat dari air," ujar salah seorang warga lain yang ikut melihat proses evakuasi di aliran sungai Sembuluk. Dari kartu identitas yang ditemukan, mayat diketahui bernama Yuhardi (40) warga Desa Jangkar Asam Kecamatan Gantung. Dugaan sementara korban mengantuk saat berkendara dan hilang keseimbangan sehingga keluar jalur aspal. Hingga berita ini dimuat, mayat korban sudah di evakuasi dan dibawa menuju RSUD Beltim untuk kepentingan otopsi. (msi)    

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: