Tingkatkan Kapasitas Pengurus Cabor, KONI Beltim Gelar Bimtek

Tingkatkan Kapasitas Pengurus Cabor, KONI Beltim Gelar Bimtek

BELITONGEKSPRES.CO.ID, MANGGAR - Guna memastikan kapasitas pengurus cabang olahraga (cabor) mumpuni dalam urusan manajemen dan tata kelola organisasi, KONI Beltim menggelar bimbingan teknis (Bimtek) manajemen dan tata kelola organisasi olahraga, Selasa (2/11) di Hotel Oasis Manggar. "Bimtek ini sangat penting karena bisa menambah keahlian para pengurus cabor di Belitung Timur dalam menyelesaikan administrasi penggunaan keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ujar Ketua KONI Beltim, Kamaruddin yang akrab disapa Toyo. Toyo mengatakan, pada tahun 2021 KONI Beltim mendapat hibah sebesar Rp 6,9 miliar bersumber dari APBD. Sejauh ini, lanjutnya, setiap cabor sudah mendapatkan bantuan sarana prasarana antara Rp10 hingga Rp100 juta. Tapi menurutnya banyak yang masih bingung bagaimana cara menggunakan uangnya secara administrasi dan mempertanggungjawabkannya. "Maka dari itu kita gelar bimtek ini supaya semuanya paham tentang manajemen dan cara mengelola keuangan supaya sesuai dengan administrasi dan peraturan yang ada," kata Kamarudin di sela acara pembukaan. Dia mengatakan acara ini menghadirkan narasumber yang sesuai yakni dari Dispora, keuangan, inspektorat, Dinas Perpustakaan untuk tata naskah dinas. Tak hanya itu, para peserta bimtek juga akan dibekali materi kepemimpinan dari Wahyu Epan Yudhistira. "Bimtek akan berlangsung hingga besok Rabu (3/11). Saya harap bimtek ini bisa berjalan lancar dan ke depan penggunaan keuangan dan manajemen pengcab bisa tertata dengan rapi," harap Toyo. Sementara itu, Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sarjano mewakili Bupati Beltim memberikan apresiasi atas upaya KONI Beltim dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia di bidang olahraga. Utamanya dalam peningkatan manajemen dan tata kelola organisasi bagi pengurus organisasi cabang olahraga. Dalam manajemen dan tata kelola organisasi, kata Sarjano, terdapat lima prinsip dasar yakni transparansi, independensi, keadilan, akuntabilitas, dan tanggungjawab. Dengan berbagai macam tantangan maupun permasalahan kedepan dalam bidang olahraga, tentunya tidak menginginkan adanya kegagalan organisasi yang diindikasikan melalui korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran aturan, serta keterlibatan politik dalam organisasi olahraga. "Karena itu manajemen dan tata kelola organisasi sudah sewajarnya harus kita tingkatkan bersama, utamanya guna mencapai prestasi olahraga terbaik serta meningkatkan kesejahteraan SDM bidang olahraga," tambahnya. Menurutnya, keberhasilan bimtek pada hari ini tentunya sangat bergantung pada tekad dan niat para peserta bimtek sekalian selaku pengurus organisasi olahraga untuk belajar dan berusaha menjadi lebih baik. "Saya harap para peserta dapat mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh untuk dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dalam menjalankan organisasi olahraga," pesannya. Acara pembukaan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono, dan Kabag Logistik Polres Belitung Timur AKP Joko Suseno. (msi)  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: