250.320 Guru Honorer Kecewa, Pengumuman Pasca Sanggah PPPK Guru 2022 Resmi Ditunda

250.320 Guru Honorer Kecewa, Pengumuman Pasca Sanggah PPPK Guru 2022 Resmi Ditunda

Ilustrasi PPPK Guru--NET

JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Para honorer yang menunggu pengumuman pasca sanggah seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru 2022 kecewa.

Sebab, pengumuman kelulusan pasca sanggah PPPK guru 2022 yang semula dijadwalkan tanggal 9-10 April 2023, resmi ditunda oleh pemerintah.

Penundaan pengumuman kelulusan pasca sanggah PPPK guru tersebut disampaikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Senin (10/4/2023). 

Kekecewaan 250.320 guru honorer atas penundaan pengumuman itu disampaikan Sekjen Forum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (F-PPPK) Deni Sukmajaya.

Menurut Deni Sukmajaya, tadinya mereka masih berharap pengumuman dilaksanakan pada 10 April, karena jadwal sebelumnya tanggal 9-10 April 2023.

BACA JUGA:Bikin Galau, Pengumuman Pascasanggah PPPK Guru 2022 Molor Lagi?

BACA JUGA:Daftar Gaji PPPK Guru, Tertinggi Rp 6,7 Juta Ditambah Tunjangan

Rasa kecewa tidak bisa dibendung lagi usai pengurus F-PPPK menanyakan langsung kepada Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Prof Nunuk Suryani.

"Jadi, ketua F-PPPK Kabupaten Bogor menghubungi Prof. Nunuk via WhatsApp menanyakan masalah penundaan pengumuman. Dijawab Prof. Nunuk, mohon ditunggu, masih perlu waktu untuk mengolah data pascasanggah di BKN," kata Deni seperti dilansir daru JPNN.com, Senin (10/4/2023) malam.

Mendengar informasi penundaan pengumuman tersebut, lanjut Deni, banyak guru honorer lulus passing grade (PG) yang mendapatkan penempatan PPPK 2022 kecewa.

Hal itu dikarenakan cukup banyak guru honorer yang sudah mengurus berkas, seperti SKCK, bahkan sebagian ada yang sudah Medical Check Up (MCU), sesuai imbauan dari BKN. 

BACA JUGA:Bank Mandiri Dukung Penjualan Motor Listrik dan Voucher Volta pada Aplikasi Livin’ By Mandiri

BACA JUGA:Astagfirullah, Guru Ngaji Sekaligus Penghulu di Bangka Tengah Cabuli 8 Murid

Meski begitu, Deni berharap mundurnya jadwalnya ini tidak lama dan hanya 1-2 hari saja. Sehingga berkas-berkas yang sudah disiapkan tidak kedaluarsa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jpnn.com