Kementerian ESDM Luncurkan Program BBM Satu Harga

Kementerian ESDM Luncurkan Program BBM Satu Harga

Ilustrasi: Kementerian ESDM Meluncurkan Program BBM Satu Harga--

BELITONGEKSPRES.CO.ID - Kementerian ESDM resmi meluncurkan Program BBM Satu Harga. Papua dan Maluku mendapat tambahan 26 penyalur BBM Satu Harga yang diluncurkan pemerintah melalui Kementerian ESDM RI.

Sedangkan 25 penyalur lainnya diresmikan di tiga lokasi yakni di TBBM Krueng Raya Aceh (9 penyalur), SPBU 5685806 Kabupaten Alor (11 penyalur), dan SPBU 66735002 Kabupaten Kapuas (5 penyalur).

Total ada sebanyak 51 penyalur Program BBM Satu Harga yang siap diresmikan. Adapun program BBM Satu Harga merupakan upaya memberikan keadilan dalam penyediaan energi kepada seluruh masyarakat di Tanah Air.

Menteri ESDM Arifin Tasrif, bersama dengan Kepala BPH Migas Erika Retnowati, dijadwalkan akan secara resmi meresmikan 26 distributor BBM Satu Harga di wilayah Papua dan Maluku.

Acara tersebut dilaksanakan secara bersamaan di Terminal BBM (TBBM) Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat, 1 Desember 2023.

BACA JUGA:Amankan Obrolan Penggunanya, WhatsApp Kenalkan Fitur Kode Rahasia Chat Lock

Agus Cahyono Adi, selaku Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerjasama Kementerian ESDM mengatakan, ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk mempermudah akses energi bagi seluruh masyarakat yang berada di daerah terpencil.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meratakan pembangunan ekonomi," kata Agus  dalam pernyataannya di Jakarta.

Program yang dijalankan oleh Kementerian ESDM ini merupakan implementasi dari sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Tujuannya untuk memastikan ketersediaan, kemudahan akses, dan keterjangkauan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia.

BACA JUGA:Pertamina Cabut Izin SPBU Nakal di Babel, Jika 3 Kali Bandel Melayani Pengerit BBM Bersubsidi

Adapun Program BBM Satu Harga telah diatur melalui Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 36 Tahun 2016, yang mengenai Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan Secara Nasional.

Keputusan ini memberikan kewenangan kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mengawasi implementasi program BBM Satu Harga. BPH Migas diberi tugas untuk menugaskan badan usaha tertentu dan melakukan pembangunan penyalur BBM Satu Harga di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan.

Dengan peresmian serentak baru-baru ini, terdapat 80 penyalur BBM Satu Harga yang telah beroperasi sepanjang tahun 2023, mencapai hampir 90 persen dari target tahun ini, yaitu 89 penyalur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: antara