Wabup Belitung: Penyaluran LPG 3 Kg Harus Tepat Sasaran, Cabut Izin Pangkalan Nakal
DOKUMEN FOTO: operasi pasar LPG 3 Kg yang digelar digelar SBM Rayon II Bangka Belitung Pertamina Patra Niaga di Lapangan Bola Kampung Parit Tanjungpandan--(Antara)
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Wakil Bupati Belitung Syamsir, menegaskan komitmen dalam memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram berjalan lancar dan tepat sasaran.
Untuk itu, pemerintah daerah terus menjalin koordinasi dengan Pertamina guna mengantisipasi kendala teknis yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Alhamdulillah, kami terus berkomunikasi dengan Pertamina. Jika ada kendala teknis dalam penyaluran, harus segera dikroscek agar tidak menghambat masyarakat dalam memperoleh LPG 3 kG,” ujar Syamsir kepada Belitong Ekspres, Sabtu 8 Februari 2026.
Wabup Syamsir mengimbau seluruh agen dan pangkalan LPG di Belitung agar menjalankan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyebutkan, surat edaran terkait aturan penyaluran LPG subsidi telah disosialisasikan hingga ke tingkat desa.
BACA JUGA:Stok LPG 3 Kg di Pulau Belitung Aman, Pertamina Tambah 4.480 Tabung
Sebagai langkah pengawasan, Pemerintah Kabupaten Belitung akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Monitoring penyaluran LPG 3 kilogram.
Tim tersebut akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Forkopimda, serta Pertamina.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan penyisiran terhadap penggunaan LPG subsidi agar benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
Sementara masyarakat yang dinilai mampu akan diarahkan untuk menggunakan LPG non-subsidi ukuran 5,5 kilogram hingga 12 kilogram.
Pemerintah daerah juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Apabila ditemukan pangkalan menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau di luar pangkalan resmi, maka akan dilakukan penindakan tegas.
BACA JUGA:Solusi Kelangkaan LPG 3 Kg di Beltim, Bupati Siapkan Investor untuk Bangun SPBG
“Jika pelanggaran dilakukan secara berulang, kami akan merekomendasikan kepada Pertamina untuk mencabut izin pangkalan tersebut,” tegas Wabup Syamsir.
Oleh karena itu, ia pun kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi kondisi penyaluran LPG 3 kilogram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: