Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman, Harga Tidak Naik Meski Selat Hormuz Ditutup

Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman, Harga Tidak Naik Meski Selat Hormuz Ditutup

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan BBM tetap aman, harga tidak naik meski situasi Timur Tengah memanas--(Tangkapan layar Video)

JAKARTA, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tetap aman.

Pemerintah juga menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi hingga Hari Raya Idul Fitri, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah memanas dan berdampak pada penutupan Selat Hormuz.

Pemerintah menyatakan kondisi tersebut tidak akan mengganggu ketersediaan BBM di dalam negeri. Hal ini karena sumber pasokan energi Indonesia tidak hanya bergantung pada kawasan Timur Tengah.

Sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia memang berasal dari Timur Tengah. Namun untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat dinamika global, pemerintah telah mengalihkan sebagian sumber pasokan dari kawasan lain.

BACA JUGA:Fairfield Belitung Jadi Pilihan Venue Acara di Tanjungpandan, dari Gathering hingga Pernikahan

BACA JUGA:Bupati Belitung Lantik 5 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Profesionalisme

Minyak mentah tambahan kini dipasok dari sejumlah negara seperti Afrika, Australia, hingga Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan agar pasokan bahan baku bagi kilang-kilang minyak di Indonesia tetap terjaga.

“Pasokan sudah kita alihkan dari negara-negara yang tidak melalui Selat Hormuz, termasuk dari Amerika dan kawasan lain,” kata Menteri ESDM dalam keterangan pers, dikutip Jumat (6/3/2026).

Bahlil menjelaskan, untuk kebutuhan BBM jadi seperti bensin, Indonesia tidak melakukan impor dari Timur Tengah.

Selama ini impor bensin RON 90, RON 92, RON 95, hingga RON 98 berasal dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Oleh karena itu, penutupan jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz tidak berdampak langsung pada pasokan BBM nasional.

BACA JUGA:Tecno Camon 50 Pro 5G Rilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

BACA JUGA:Hotel Mewah di Belitung Dekat Pantai Populer, View Lautnya Bikin Betah Liburan

Sementara untuk BBM jenis solar, Indonesia saat ini sudah tidak lagi melakukan impor. Seluruh kebutuhan solar nasional diproduksi oleh kilang-kilang di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: